13 Parpol Tak Bisa Ikuti Proses Verifikasi Faktual Parpol Peserta Pemilu

foto : Ketua KPU RI (tengah)

Surabaya,(DOC) – Ketua Komisi Pemilihan Umum(KPU) RI, Arif Budiman menyatakan, 13 partai politik terancam tak lolos verivikasi administrasi Parpol peserta Pemilu 2019, karena berkas kurang lengkap.

Saat menghadiri “Gerak Jalan Sadar Pilkada Serentak 2018” di kantor KPU Jatim, Minggu(29/10/2017), Ia menjelaskan, jumlah Parpol yang mendaftar sebagai peserta Pemilu 2019, awalnya berjumlah 27 Parpol. Kini hanya tinggal 14 Parpol yang lolos verifikasi administrasi.
karena berkasnya masih kurang lengkap.

“14 parpol yang berkasnya lengkap dilanjutkan penelitian administrasi,” paparnya

Hasil penelitian administrasi nanti, akan menjadi penentu bagi parpol untuk mengikuti tahapan berikutnya yaitu proses verifikasi faktual.
“Tapi ini hanya untuk partai baru saja. yang lama hanya sampai di administrasi saja,” katanya.

Mantan Komisioner KPU Jatim ini membeberkan, dalam proses administrasi ditemukan sejumlah ketidakvalidan data, terutama terkait keanggotaan.
“Ada keanggotaannya yang ganda, kemudian palsu dan sebagainya,” paparnya

Ia mengaku, sesuai undang-undang ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi oleh parpol, agar bisa terdaftar sebagai peserta pemilu. Beberapa perayaratan tersebut diantaranya, kepengurusan di tingkat kecamatan sekitar 50 persen, di kabupaten/kota 75 persen.
“Di tingkat provinsi 100 persen,” ujar Arif.

Menurut dia, apabila salah satu dari beberapa persyaratan yang ada tak bisa dipenuhi, maka bisa dipastikan parpol yang terkait dinyatakan tidak lolos.
“Untuk itu, seratus persen semuanya harus dipenuhi,” pungkasnya. (id/r7)