Siap Ganti Risma, Jika Mendapat Mandat Partai

Tidak ada komentar 133 views

Surabaya,(DOC)Wisnu Sakti Buana, Wakil Walikota sekaligus Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya akhirnya mengaku bersedia menggantikan posisi Walikota Tri Rismaharini pada Pemilihan Kepala Daerah(Pilkada) 2015 mendatang, apabila induk Partai-nya menghendaki.

Meski hingga detik ini, putra bungsu Mantan Sekjen DPP PDIP belum berfikir, bahwa dirinya akan dicalonkan sebagai walikota. “Bagi saya jabatan itu amanah, dan itu tidak boleh ditolak dan tidak bisa dikejar, saya pasrah saja,” kata Wisnu Sakti saat di Gedung dewan, Rabu(10/9/2014).

Menurut Wisnu, sebagai kader PDI Perjuangan, maka apapun yang akan dia lakukan sepenuhnya menunggu perintah partai. Bahkan secara pribadi jika partai tak menghendakinya, Ia – pun siap ditempatkan di mana saja. “Saya tergangung perintah partai. Tidak dapat posisi apapun ndak
masalah yang peting visi dan misinya partai sampai. Secara pribadi saya hanya ingin Surabaya lebih baik dibawah kepemimpinan PDI Perjuangan
baik di legislatif maupun di eksekutif,” kata dia.

Dalam kesempatan ini, Wisnu juga berharap proses pemilihan walikota kali ini tetap dilakukan secara langsung. “Proses demokrasi ini sudah
berjalan cukup bagus, mestinya proses demokrasi ini berjalan maju tidak mundur lagi,” ujarnya.

Kekurangan di sistim pemilihan langsung, harusnya bisa ditambal dengan aturan yang baru, dan bukan malah mengubah aturan yang telah ada. Dengan pemilihian secara langsung, aspirasi masyarakat akan bisa secara langsung tersuarakan. Ini tentu berbeda jika pemilihan
dilakukan di level DPRD.

Wisnu mencontohkan ketika empat tahun lalu mengusung Tri Rismaharini sebagai walikota, meskipun di DPRD saat itu hanya memiliki delapan
kursi, tapi PDI Perjuangan mampu menyuarakan aspirasi masyarakat dan bisa memenangkan pilkada.

“Yang sekarang ini Bu Risma (Tri Rismaharini), waktu itu PDI meski hanya 8 kursi tapi mengusung sendirian dan berkat dukungan rakyat kita
menang,” kata dia.

Menurut dia, meskipun saat ini PDI Perjuangan memiliki 15 kursi diparlemen, belum ada jaminan PDI Perjuangan akan menang jika pemilihan
dilakukan di DPRD, karena jika pemilihan dilakukan di DPRD, maka figur tidak lagi bisa menentukan.(rn/r7)