20 Jabatan Kosong di PDTS KBS

Tidak ada komentar 172 views

Surabaya,(DOC) – Ketua Komisi B DPRD Surabaya Rusli Yusuf meluruskan istilah lelang jabatan di tubuh Kebun Binatang Surabaya (KBS). Istilah tersebut kurang tepat untuk mengisi kekosongan beberapa jabatan penting yang ditinggal pensiun dan perubahan struktur organisasi.
“Bukan lelang jabatan ya, istilah itu tidak benar, yang benar itu rekrutmen pegawai internal KBS,” jelasnya, Kamis (28/11/2013).
Rusli menjelaskan, saat ini diperkirakan ada 20 jabatan yang kosong. Salah satunya adalah kepala departemen keuangan dan akuntansi, kepala seksi, serta Direktur Rumah Sakit Hewan dan lainnya.
Sebelum memulai proses rekrutmen pegawai, Perusahaan Daerah Taman Satwa (PDTS) KBS memiliki beberapa pekerjaan rumah (PR). Salah satunya adalah membuat peraturan perusahaan yang akan menjadi acuan proses rekrutmen.
“Peraturan perusahaan masih dalam proses penggodokan. Diperkirakan 25 Desember 2013 sudah selesai dan peraturan harus disahkan oleh Dinas Tenaga Kerja,” ungkapnya.
Dia berharap, awal 2014 peraturan tersebut bisa berlaku mengikat untuk lingkungan KBS dan menjadi acuan rekrutmen. Karena itulah, rekrutmen pegawai diperkirakan mulai dibuka pada awal Januari 2014.
“Jadi awal Januari running untuk segera melakukan rekrutmen. Nanti itu akan ada tim rekrutmen yang dibentuk dari internal KBS,” jelasnya.
Pengisian jabatan yang kosong sangat spesifik. Menurut Rusli, kalau dari internal KBS tidak ada pegawai yang memenuhi syarat kualifikasi, tim rekrutmen disarakan agar membuka peluang bagi masyarakat luas.
“Kami masih berharap pengisian jabatan itu diambil dari dalam, karena mereka memiliki kemampuan dan skil mereka sudah teruji,” tandasnya.
Sementara itu, Direktur PDTS KBS Ratna Achjuningrum mengatakan posisi yang kosong itu memiliki peranan penting. Diantaranya adalah enam posisi manajer kosong dan beberapa kepala seksi (kasi).
“Ini kita sedang membentuk kepanitiaan, kita sekarang sedang membentuk tim independen rekrutmen,” terangnya.
Ratna menampik rekrutmen pegawai itu bukan karena adanya konflik di tubuh KBS dari sebelum diambil alih oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dan hingga saat ini masih belum diselesaikan.
Tugas PDTS KBS, lanjut Ratna, bekerja untuk membawa KBS lebih baik dan bisa memberikan layanan prima kepada pengunjung. “Kalau kubu-kubu itu akan diselesaikan sendiri oleh pengurus lama, saat ini kita fokus ke depan,” sambungnya sambil menyebut saat ini KBS memiliki 186 jumlah karyawan. Dari jumlah tersebut 11 diantaranya memasuki masa pensiun.(r7)