20 Perguruan Tinggi se-Jatim Antusias Ikuti Kompetisi Wirausaha

Surabaya, (DOC)  – Indonesia sedang membutuhkan wirausaha muda dengan jumlah yang cukup tinggi. Oleh sebab itu, seluruh perguruan tinggi di Indonesia gencar menpublikasikan kewirausahaan kepada mahasiswanya, tak terkecuali ITS. Senin (15/10), institut yang lebih dikenal dengan nama kampus perjuangan tersebut mengadakan sosialisasi Wirausaha Muda Mandiri (WMM) 2012.

WMM sendiri merupakan sebuah kompetisi kewirausahaan yang ditujukan untuk mencetak wirausaha muda Indonesia. Tak hanya WMM, PT Bank Mandiri Tbk sebagai pihak penyelenggara, juga memiliki kompetisi lain yang diperuntukkan technopreneur muda Indonesia bernama Mandiri Young Technopreneur Award (MYTA).

Ir Lantip Trisunarno MT, salah satu pemateri sosialisasi mengatakan, kunci untuk menjadi seorang wirausahawan sukses adalah spirit entrepreneur. Mulai dari semangat berbisnis, kerja keras, dan berani ambil resiko. “Yang tak kalah penting harus pantang menyerah,” ujar pembina kewirausahaan ITS tersebut.

Dosen Jurusan Teknik Industri ITS ini melanjutkan, seorang wirausahawan juga harus mampu membangun jaringan bisnis. Hal tersebut dapat dilakukan melalui kerjasama kemitraan dengan instansi lain maupun mengikuti berbagai kompetisi kewirausahaan. “Kompetisi ini salah satu jalannya,” jelasnya.

Salah satu finalis MYTA 2011 dari ITS, Ahmad Ferdiansyah Pradana Putra ST MT menjelaskan, untuk bisa menjadi juara dalam ajang MYTA tak perlu menciptakan teknologi baru. Teknologi yang sudah ada pun dapat diikutkan, asal ada inovasi teknologi tambahan dan memang dibutuhkan oleh masyarakat. “Sebelum kita menciptakan sesuatu harus melihat kebutuhan pasar dulu,” tuturnya.

Tak hanya itu, alumni Jurusan Teknik Kimia ITS ini juga menyarankan agar mahasiswa yang berminat mengikuti MYTA sebaiknya membuat teknologi yang sekali pakai. Pasalnya, strategi tersebut akan sangat membantu untuk mengembangkan bisnis mereka setelah selesai mengikuti MYTA nanti.

Mahendra Ega H, juara favorit WMM 2011 menambahkan, untuk bisa mempertahankan sebuah bisnis yang telah dimulai, harus mempunyai strategi yang jelas sejak awal. Misalnya sego njamoer, produk tersebut memang didesain ekonomis dengan porsi kecil. “Harga murah dan porsi kecil akan membuat konsumen ketagihan,” jelas mahasiswa Jurusan Teknik Fisika tersebut. (R9)