20 Prajurit TNI Satgas Indobatt Terima Penghargaan dari LAF

Lebanon, (DOC) – Prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Indobatt (Indonesia Battalion) Kontingen Garuda (Konga) XXIII-H/UNIFIL (United Nations Interim Force In Lebanon), dibawah pimpinan Komandan Satgas (Dansatgas) Letkol Inf M. Asmi kembali menerima penghargaan. Kali ini, penghargaan diperoleh dari LAF (Lebanese Armed Forces) kepada 20 prajurit tim patroli Satgas Indobatt yang berasal dari Kompi Alpha.
“Penghargaan yang kita terima hari ini tidak dapat dibandingkan dengan nilai apapun. Kita harus merasa bangga dengan penghargaan yang kita terima ini bahwa segala kinerja, profesionalisme dan kontribusi kita dalam mempertahankan perdamaian dan keamanan di Lebanon Selatan tidak sia-sia,” tutur Dansatgas Indobatt XXIII-H/UNIFIL, Letkol M. Asmi dalam sambutannya pada saat acara penerimaan penghargaan yang diselenggarakan di Lapangan Soekarno, Markas Indobatt UN Position 7-1, Adchit El Qusayr, Lebanon Selatan, kemarin.
Adapun para prajurit Satgas Indobatt dari Kompi Alpha pimpinan Komandan Kompi Kapten Inf Ading Priyotantoko yang mendapatkan penghargaan dari Brigjen Charbel Abou Khalil selaku South Litani Sector Commander of The Lebanese Armed Forces, yaitu : Tim Patroli-1 (Lettu Inf M.A. Maulana, Sertu Ricardo, Serda Purwanto, Praka Adi Susanto, Kopda Kasim, Praka Tulus, Praka Aziz Yodi, Praka Jarmanto, Praka Andri Atmoko, Praka Mangara Panjaitan) dan Tim Patroli-2 (Lettu Asep Saroi, Sertu Aceng, Sertu M.Ali, Serda Wawan, Pratu nurdin, Praka Fauzan, Praka Romadlon, Praka Sunggono, Kopda Adi Wibowo, Kopda Tarjani).
Kedua puluh peacekeeper Indobatt yang telah mengharumkan nama bangsa dan negara Indonesia di kancah Internasional, khususnya di UNIFIL diberikan penghargaan oleh South Litani Sector of Lebanese Armed Forces Commander atas prestasi mereka saat melaksanakan patroli di wilayah TP 36 El Aadeisse yang berada diantara technical fence dan garis blue line pada tanggal 18 Januari 2014 lalu, mereka menemukan dua kotak misterius (two suspicious objects) yang kemudian diketahui bahwa kedua benda tersebut merupakan spying device.
“Penemuan two suspicious objects tersebut merupakan salah satu bukti keseriusan, profesionalisme dan dedikasi para prajurit Indobatt dalam melaksanakan setiap tugasnya. Dan oleh sebab itu, mereka berhak mendapatkan penghargaan ini,” tutur Kolonel Ahmad Assir yang mewakili Brigjen Abou Khalil dalam acara penyerahan penghargaan kepada para prajurit Indobatt.
Turut hadir dalam acara penerimaan penghargaan tersebut adalah Duta Besar Republik Indonesia untuk Lebanon Bapak Drs. Dimas Samodra Rum, MBA, Komandan Kontingen Garuda Kolonel Inf Adipati Karnawijaya, Dansatgas SEMPU Letkol Cpm Andri Gunawan, Komandan Batalyon Nepal Letkol Sushil, dan tamu undangan dari kontingen negara lain seperti Indiabatt dan Spainbatt. (puspen/r4)