Aksi Buruh Macetkan Jalanan

Tidak ada komentar 95 views

Surabaya, (DOC) – Ratusan buruh kembali berunjuk rasa untuk menuntut UMR Rp 2,2 juta, Selasa (20/11/2012). Namun kali ini buruh yang berada di wilayah Surabaya Barat seperti di Benowo, Kandangan, Buntaran, Margomulyo dan Cerme Gresik juga ikut aksi ke tengah kota.

Aksi buruh ini memang membuat macet arus lalu lintas di jalan utama Tandes menuju Banyuurip, karena dengan sengaja para buruh menutup jalan dan menghentikan kendaraan yang akan melintas.

Para buruh yang mengendarai kendaraan roda dua dengan santainya melakukan longmarch menuntun motornya agar lalu lintas merambat.

Mereka juga memaksa seluruh kendaraan pribadi maupun angkutan umum untuk berjalan di lajur kiri mengikuti aksi longmarch mereka.

Meskipun, aksi mereka tidak terlihat anarkhis, namun keberadaan sempat membuat jengkel sejumlah pengemudi angkutan umum yang tengah mencari penumpang.

“Kemarin saya sudah tidak dapat penumpang gara gara macet, sekarang macet lagi,” ujar Solikin salah satu pengemudi Lyn BP jurusan Benowo–Pasar Turi.

Sementara sejumlah pengendara mobil pribadi, sempat berteriak dan bertanya-tanya atas adanya aksi demo ini. Apakah ini imbas dari pencabutan outsourcing? Atau ada spekulan yang bermain dengan kedok kenaikan UMR Rp 2,2 juta.

“Ini demo buruh, kok tiga hari berturut-turut? Sapa yang mendanai dan apakah murni menuntut UMR?” gumam Asep salah satu pengendara motor yang melintas di Jl Raya Tandes.

Aksi para buruh ini akan berpusat di Grahadi Jl Gubenur Suryo dan kantor Gubenur Jl Pahlawan. (r7)