37 Anggota Dewan Diperiksa Soal Bimtek

Tidak ada komentar 329 views

Surabaya – Sebanyak 37 anggota DPRD Surabaya dipanggil Polrestabes Surabaya guna dimintai keterangan seputar dugaan penyalahgunaan dana Bimbingan teknis atau bimtek. Namun demikian, Ketua DPRD Surabaya Wisnu wardhana mengungkapkan, pemanggilan terhadap sejumlah anggota dewan tersebut tanpa melalui lembaga dewan.”Tidak melalui dewan,(Surat panggilan)  langsung atas nama pribadi. Kurang lebih ada 37 orang” ujarnya, Rabu (2/1/2013).

Pemeriksaan terhadap sejumlah anggota dewan di Polrestabes Surabaya tersebut khabarnya dilakukan oleh para penyidik dari mabes Polri. Meski aparat kepolisian serius menangani kasus penyelewengan dana bimtek tahun 2010 yang nilainya sekitar 3,7 miliar. Namun, Wisnu wardhana menegaskan, tidak ada yang salah dalam kegiatan tersebut. Ia menduga polemic bimtek bernuansa politis. “ ini scenario politik yang dipaksakan masuk ranah hukum.” sebutnya. Menurutnnya Kepentingan tersebut bisa berkaitan dengan partai politik. Koalisi dalam politik yang masuk dalam DPRD atau lainnya. kompleks” jelas mantan ketua DPC Partai Demokrat Surabaya.

Pria yang akrab disapa WW ini mengatakan, untuk menetapkan bersalah dalam kasus bimtek harus memenuhi cukup bukti, diantaranya keterangan saksi, petunjuk dan surat. Wisnu mengatakan Kegiatan bimbingan teknis bagi kalangan dewan bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan pemahaman bagi anggota dewan terhadap tupoksinya.”Ini sekolah bukan proyek. Masalahnya sangat dipaksakan” katanya. Untuk itu, ia yakin susah menemukan bukti pelanggaran.”Kalau melanggar, kenapa lama sekali prosesnya (hukum)” pungkasnya.(K-4)