400 Ribu Penduduk Surabaya Dipastikan Di Coret Dari Daftar Pemilih Pemilu 2014

Surabaya , (DOC) – 400 ribu data penduduk kota Surabaya yang hilang dalam data agregat kependudukan (DAK), tetap tidak di akui oleh pemerintah pusat sebagai warga Surabaya yang mempunyai hak pilih dalam pemilu 2014 mendatang.
Hal ini seperti hasil konsultasi Pemkot, DPRD dan KPU Kota Surabaya, ke Kemendagri serta KPU pusat terkait DAK tiap-tiap kecamatan.
Kepala Bakesbangpol Linmas Surabaya, Soemarno, menyatakan, setelah konsultasi ke pusat, diketahui jika data agregat kependudukan yang benar di Surabaya adalah sesuai anjuran pusat, yakni
2.7 juta jiwa. Sementara dipastikan, 400 ribu jiwa kelebihannya yang belum masuk DAK adalah identitas ganda atau dobel KTP. “Pusat langsung mencoret 400 ribu jiwa kelebihan tersebut. Datanya
didrop dan dipastikan sesuai anjuran pusat, 2,7 juta jiwa. Dengan begini, data agregat yang benar adalah yang sudah kita serahkan ke KPU Surabaya beberapa waktu lalu,” ujar Soemarno, Kamis(13/12/2012).
Dengan di coretnya kelebihan data penduduk ini, maka akan berdampak pada berkurangnya jumlah pemilih, jika berdasarkan data dari Dispenduk Capil kota Surabaya yang menetapkan jumlah penduduk sekitar 3 juta jiwa lebih. Begitu pula dengan rencana penambahan daerah pemilihan, yang juga dipastikan batal dilakukan.
Menanggapi hal tersebut, Soemarno menjelaskan, dari hasil konsultasinya, tidak serta merta seperti itu. Penambahan daerah pemilihan , bukan berdasar data agregat, melainkan terserah KPU Surabaya yang memutuskan.
“Kalau mau menambah daerah pemilihan, tentu KPU Surabaya bisa melakukannya. Bukan karena ada penambahan penduduk yang mencapai 3,1 juta jiwa itu. Kalau dengan jumlah 2,7 juta jiwa itu dianggap perlu menambah daerah pemilihan, ya tak masalah. Pusat juga tak melarangnya,” tegas Soemarno yang mengaku konsultasi ke pusat itu berakhir sampai Rabu (12/12/2012) malam.
Sebelumnya melakukan cross check, tentang perbedaan data dari pusat dan kota. DAK dari pusat yang akan digunakan untuk menentukan jumlah pemilih di kota ini, selisih jumlahnya sekitar 400 ribu jiwa dengan data dari Dispenduk Capil. Data yang disetorkan ke KPU oleh Pemkot Surabaya, sesuai anjuran pusat yaitu sebanyak 2.719.859 jiwa. Sementara data di Dispenduk Capil mencatat 3.114.639 jiwa penduduk kota Surabaya. (R4/R7)