4,5 Juta Anak di Indonesia Terlantar

 Featured, Nasional

Denpasar (DOC) – Sebanyak 4,5 juta anak di Indonesia terlantar. Sebagian besar dari mereka tersebar di Pulau Jawa. Hal ini dikatakan Menteri Sosial Salim Segal Al Jufri usai menyerahkan bantuan sosial kepada Yayasan Kesehatan Bali (Yakeba) dan Yayasan Kasih Kita (Yakita) di Denpasar, Selasa (11/12).

“Jawa paling banyak. Penduduknya banyak sehingga yang telantar juga banyak,” katanya.

Menurutnya, anak-anak telantar itu bukan berarti hidup menjadi gelandangan di jalanan, mereka umumnya tinggal bersama orang tua.Dikatakan telantar karena anak-anak tersebut mengalami tumbuh kembang tidak sehat, tinggal di rumah tidak layak huni, mengalami eksploitasi dari orang tua, hingga kesulitan mendapat akses pendidikan dan kesehatan.

“Anak telantar di Indonesia ada 4,5 juta. Namun kemampuan di kementerian paling dapat menyasar 200 ribu,” ujarnya.

Dia berharap, pemerintah daerah ke depannya bisa terus meningkatkan anggaran kesejahteraan sosialnya, di samping menyiapkan tenaga-tenaga yang profesional. Dengan peningkatan anggaran diyakini akan cepat menyelesaikan berbagai permasalahan sosial.

“Kalau daerah tidak semuanya bangkit, maka tidak akan selesai-selesai. Anak telantar yang tinggal di rumah tidak layak huni setidaknya di 2,3 juta kepala keluarga,” katanya

Kementerian sosial, kata dia, di era otonomi daerah sekarang memberikan bantuan lebih sifatnya stimulan, sementara untuk tindak lanjutnya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah.

Dia menambahkan, untuk mengatasi permasalahan tersebut, tahun ini Kemensos mendapat anggaran sekitar Rp4,5 triliun.(mio/r3)