5 Orang Jamaah Haji Asal Jatim Dikabarkan Wafat di Tanah Suci

ilustrasi

Surabaya,(DOC) – Dua orang jamaah haji asal Jawa Timur dikabarkan meninggal dunia di tanah suci Mekkah, terhitung sampai hari Minggu(5/8/2018) kemarin.

“Sampai hari ke-20 pasca jamaah haji tiba di tanah suci, telah tercatat 5 orang jamaah yang wafat di Mekkah dan Madinah,” Faridul Ilmi Sekretaris PPIH Embarkasi Surabaya, Senin(6/8/2018).

Berdasarkan data Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat), disebutkan, 2 orang jamaah haji yang baru meninggal Minggu(5/8/2018) kemarin, yakni bernama Masriah Sejadi (59), warga asal Singegeneng Kecamatan Sekaran, Lamongan yang berangkat dari Embarkasi Surabaya kloter 46.

Jamaah wanita itu, wafat pada hari Sabtu(4/8/2018) karena menderita penyakit Cardiovascular dan dimakamkan di pemakaman Shara’e.

Sementara jamaah haji lainnya, yakni bernama Mium Usup (64) warga desa Gadung Ngompro, kecamatan Pangkur Ngawi.

Jemaah haji kloter 35 ini, juga meninggal dunia karena menderita penyakit Cardiovascular dan dimakamkan di pemakaman Baki.

“Jemaah yang baru meninggal asal Jatim itu, memang sudah dimakamkan,” pungkasnya.(hadi/r7)

 

Berikut daftar jamaah haji Jatim yang meninggal dunia:

  1. Sanusi Musthofa Khafid (73 tahun) kloter 6 asal Jember wafat pada 25 Juli 2018 di KKHI Madinah  (pemondokan) karena respiratory diseases.
  2. Sholeh Abu (74 tahun) kloter 23 asal Kab. Malang  wafat pada 27 Juli 2018 di KKHI Madinah  (pemondokan) karena cardiovascular diseases.
  3. Rasnam Ponidjan (64 tahun) kloter 23 asal Kota Malang  wafat pada 29 Juli 2018 di KKHI Madinah  (pemondokan) karena cardiovascular diseases.
  4. Masriah Sejadi (59 tahun) kloter 46 asal Kab. Lamongan  wafat pada 4 Agustus 2018 di KKHI Mekkah karena cardiovascular diseases.
  5. Mium Usup Dito Redjo (64 tahun) kloter 35 asal Kab. Ngawi  wafat pada 5 Agustus 2018 di KKHI Madinah  (pemondokan) karena cardiovascular diseases.