Pemerintah serius memproduksi Mobil ramah lingkungan.

Surabaya (DOC) – program Low Cost Green Car (LCGC) merupakan program yang dirancang pemerintah untuk mempersiapkan produksi kendaraan hemat bahan bakar dan ramah lingkungan.

Program  LCGC yang tengah dikembangkan, dikhususkan untuk pengembangan kendaraan dengan tenaga listrik.Namun pengembangan kendaraan jenis ini masih terkendala dengan penggunaan baterai jenis Lithium-ion yang masih import dari luar negeri.

Menristek, Gusti Muhammad Hatta, saat acara Forum Nasional Pengembangam IPTEK Nasional II di Kantor LIPI, Jakarta, Rabu (10/10/2012)  menilai, jenis baterai seperti ini sebenarnya bisa dibuat di Indonesia dan peluang untuk memproduksinya sangat besar. sehingga pemerintah akan bekerjasama dengan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), untuk memproduksi baterai ini di dalam negeri.

“Kita juga meningkatkan penelitian dalam bidang otomotif, kita ingin mengembangkan mobil listrik. Nah mobil listrik ini kebetulan menggunakan baterai. Jika ditinjau dari segi penelitian juga masih belum banyak dikembangkan, jadi ini peluang bagi kita untuk kejar-kejaran,” terangnya

Sebelumnya, LIPI bersama Menristek telah memperkenalkan prototipe mobil yang dijuluki Electric Bus yang dipamerkan di lobi depan gedung II BPPT, Jakarta beberapa waktu lalu.

Bus berwarna merah itu mengusung Lithium Battery (LiFe P04) 320 VDC / 160 Ah, yang mampu membuat bus tersebut melaju dengan putaran mesin 5000 rpm dan batas 150 kilometer sekali pengisian baterai.  Menggunakan 100 buah baterai Lithium, kendaraan yang diklaim ramah lingkungan itu diperkirakan mampu mencapai kecepatan maksimal 100 km/jam.(K 4 / R-7)