Ada Bukti Pencucian Uang Akil

Tidak ada komentar 112 views

Jakarta, (DOC) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan memiliki sejumlah bukti terkait tindak pidana pencucian uang yang dilakukan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) nonaktif, Akil Mochtar. Oleh sebab itu, lembaga superbody ini menjerat suami Ratu Rita itu dengan pasal pencucian uang.
“Buktinya ada. Mana mungkin KPK melakukan sesuatu tanpa data,” kata Wakil Ketua KPK Adnan Pandu Praja saat ditemui di Universitas Indonesia (UI), Depok, Jawa Barat, Senin (28/10/2013).
Adanan menungkapkan hal tersebut sekaligus menepis anggapan jika KPK lemah menjerat Akil dengan pasal pencucian uang. Sayangnya dia tak merinci bukti-bukti yang telah dikantongi pihaknya tersebut. Pun termasuk detail pencucian uang yang dilakukan Akil.
“Detailnya saya belum tahu,” imbuhnya.
Sebelumnya, KPK resmi menatapkan Akil sebagai tersangka tindak pidanan pencucian uang. Akil disangkakan melanggar pasal 3 Undang-Undang Nomor 8/2010 tentang TPPU. Dalam rumusan pasal 3 Undag-undang TPPU, Akil diduga telah menstransfer, menempatkan, membelanjakan, membayarkan menitipkan atau membawa ke luar negeri, menukarkan dengan mata uang atau surat berharga atau perbuatan lain atas harta kekayaan yang diketahuinya atau patut diduganya merupakan hasil tindak pidana.
Biasanya setelah penetapan TPPU, KPK selanjutnya akan menyita sejumlah aset dan rekening yang semula berstatus diblokir. Penyitaan itu untuk menjadi barang bukti apakah Akil terbukti menyamarkan hartanya.
Akil sendiri sebelumnya juga telah dijerat dengan Undang-Undang Tindak pidana Korupsi. Akil diduga menerima suap terkait penanganan sengketa pemilu kada di Mahkamah Konstitusi. Akil dijerat dengan Pasal 12 huruf c, Pasal 6 ayat (2), Pasal 12B UU No.20 Tahun 2001 jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. Akil kemudian ditetapkan juga sebagai tersangka dugaan penerimaan hadiah atau janji (gratifikasi). Dia disangkakan Pasal 12B. (co/r4)