Adopsi Sistem Redominasi Turki

Tidak ada komentar 97 views

Jakarta , (DOC) – Sistem redenominasi rupiah yang akan segera direalisasikan oleh pemerintah Indonesia, ternyata mengadopsi negara lain, yang telah berhasil melaksanakan program serupa.
Keberhasilan penerapan sistem redominasi di Turki akan menjadi acuan pemerintah Indonesia.

“Pada 1965 pernah redenominasi (sanering) Rp1 ribu menjadi Rp1. Kita belajar itu, pemerintah memandang redenominasi 1965 kurang berhasil dan meminta belajar dari pengalaman negara yang berhasil yang melakukan redenominasi, seperti Turki, Rumania, Polandia dan Ukraina,” ujar Direktur Jenderal Pembendaharaan Kementerian Keuangan Agus Supriyanto, di kantornya, Jakarta, Jumat (7/12/2012).

Bukan hanya belajar dari negara-negara yang berhasil, namun juga dari negara yang mengalami kegagalan saat menerapkan sistem redominasi.
“Tapi mereka tidak dari negara-negara yang berhasil pelajari. Tapi juga ke negara-negara gagal atau tidak berhasil, seperti, Rusia, Argentina, Brasil dan Zimbabwe,” ujar Agus.

Negara yang gagal tersebut, menurut Agus, lebih disebabkan waktu yang kurang tepat saja yaitu melakukan redenominasi pada saat hyperinflation.
Berbeda dengan Turki dan Polandia, yang menerapkan redominasi saat perekonomian sedang stabil. Sehingga Turki yang akan menjadi barometer penerapannya.
“Ya sebagian besar dari Turki sistemnya,” ujar Agus. (R7)