Agen Travel Konvensional Kalah dengan Aplikasi

Tidak ada komentar 32 views

Surabaya (DOC) – Libur lebaran dan sekolah tahun ini berdampak pada peningkatan siginifikan berbagai usaha pariwisata di Jawa Timur.

Ketua Dewan Tata Krama Association of the Indonesian Tours and Travel Agencies (Asita) Jawa Timur, Nanik Sutaningtyas mengatakan, peningkatan bisnis wisata selama momen liburan tersebut tidak bisa dinikmati para pengusaha travel agent secara maksimal.

“Usaha pariwisata tahun ini masih bagus apalagi saat liburan, tetapi maraknya travel online sangat berimbas pada usaha jasa travel agent,” katanya Jumat, (29/6)

Dikatakannya, persaingan agen travel dengan aplikasi tiket online sangat ketat, terlebih agen travel memiliki biaya operasional yang tinggi misalnya seperti membayar pajak, biaya pelayanan dari SDM atau tenaga kerja hingga proteksi asuransi bagi calon penumpang.

“Ini menjadi pemicu persaingan tidak sehat antara travel agent dengan sistem online. Seharusnya pemerintah tanggap itu untuk membangun pariwisata yang baik dan benar, dan menata agen-agen online dengan tertib,” katanya.

Nanik menyakini, jika pemerintah tidak proteksi agen travel, maka bakal terjadi pengangguran besar-besaran dari industri biro perjalanan. Selain itu, kualitas pariwisata juga bia memburuk. (D02)