Ahok Mundur Dari Gerindra Karena RUU Pilkada

Tidak ada komentar 171 views

Jakarta.(DOC) – Akhirnya wacana mundur dari Ketua DPP Bidang Politik Partai Gerindra di buktikan oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Surat pengunduran diri Ahok tersebut, telah terkirim ke kantor Sekertariatan DPP Partai Gerindra, Rabu(10/9/2014).

Wakil Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Anwar Ende membenarkan surat pengunduran diri Ahok sudah berada di DPP Gerindra. “Iya saya dapat kabar dari staff saya soal pengunduran diri. Suratnya sudah masuk dan sudah dimeja,” katanya.

Sebelumnya, Ahok memang telah menyatakan, bahwa dirinya akan mundur dari pengurus DPP Gerindra karena tak sepaham dengan RUU Pemilihan Kepala Daerah(Pilkada) yang kini tengah di gagas oleh koalisi Merah Putih(KMP) di DPR RI. Bahkan Ia juga memastikan, surat pengunduran dirinya telah diantar ke kantor Partai bentukan Prabowo Subianto itu.

“Staff saya sudah mengantarkan surat (pengunduran diri) diri saya, ini saya pegang surat tanda terimanya,” ujar Ahok di Balai Kota, Rabu(10/9/2014) siang.

Terpisah, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon menyatakan Partai Gerindra tak merasa rugi melepas Ahok sebagai kader partainya. mengingat Ahok tidak memiliki kontribusi yang besar dalam perolehan suara di Pilpres 2014 yang lalu.

“Kontribusi (Ahok) kecil dalam Gerindra. Dalam Pilpres nggak ada pengaruhnya,” kata Fadli saat di Gedung DPR RI.

Menanggapi alasan Ahok mundur, Fadli menganggap bahwa Wakil Gubernur DKI tersebut tak paham dengan mekanisme partai dan dituduh sebagai politisi oportunis yang tidak mengerti etika.. “Ahok tidak mengerti partai. Tidak sesuai etika,” tegas Fadli.

Fadli menambahkan, sebagai eksekutif, Ahok tak pantas ikut berkomentar soal pembahasan RUU Pilkada, apalagi sampai berujung pada pengunduran diri sebagai kader partai,”tegasnya.(li/r7)