Akil Serang KPK dari Balik Jeruji

Tidak ada komentar 138 views

Jakarta, (DOC)Akil Mochtar, mantan Ketua MK, menolak disebut korupsi. Pihaknya menyerang KPK dengan cara menyalahkan penangkapan, penahanan dan pengumuman dirinya sebagai tersangka koruptor.
Melalui pengacara, Tamsil Sjoekoer, Minggu (3/11/2013), dari dalam sel mengatakan penyesalan terhadap langkah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). “Pak Akil diduga melakukan tindak pidana korupsi, padahal selama ditahan baru dua kali diperiksa,” katanya.
Mestinya, kata Tamsil, tidak perlu diumumkan “Apa karena sekarang Pak Akil di tahanan tidak bisa berbuat apa-apa, jadi mereka bisa umumkan itu dan seolah benar-benar apa yang disangkakan kepadanya?”
Akil juga sering mempertanyakan kepada dirinya mengenai hujatan termasuk dari mantan Ketua MK Mahfud MD dan Jimly Assidiqie. “Saya tidak diberi kesempatan membela diri.”

REKENING PERUSAHAAN
Sejauh ini, Akil selain diduga menerima suap dalam kasus pilkada di Kabupaten Gunung Emas, Kalimantan Tengah dan Kabupaten Lebak Banten, juga berbagai kasus pilkada lain. Aliran dana dari pihak yang beperkara itu ditransfer melalui rekening perusahaan atas nama CV Ratu Samagat.
Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi Johan Budi, jika ada pihak yang menyetor ke rekening perusahaan dikendalikan keluarga Akil, KPK langsung mengecek.
”Konstruksi TPPU (tindak pidana pencucian uang), penerima aliran dana dengan sengaja atau patut diduga, mengetahui transfer itu diperoleh dari tipikor (tindak pidana korupsi), bisa dijerat,” kata Johan.
Dikatakan, meski nama Akil tak ada dalam akta perusahaan, tetapi jika ditemukan kaitan transaksi aliran dana ke perusahaan itu terkait penanganan sengketa pilkada, mantan politikus Partai Golkar tersebut tetap bisa dijerat pasal TPPU.
Akil diduga menyamarkan aliran dana ke dirinya. Hampir seluruh aliran ditransfer atau disetorkan melalui rekening CV Ratu Samagat, yang dikendalikan istri Akil. (pkt/r4)