Aksi Demo Driver Online Bikin Macet, Armudji Ancam Tutup Operator Online

Surabaya,(DOC) – Ratusan driver online roda 2(dua) dan 4(empat) menggelar aksi unjukrasa di sepanjang jalan Yos Sudarso, depan halaman Gedung DPRD kota Surabaya, Jumat(13/7/2018).

Aksi yang membuat macet arus lalu lintas akibat armada para driver online diparkir sampai menggunakan seperempat badan jalan, menuntut suspen sepihak perusahan taksi online kepada para driver tanpa alasan jelas.
Ketua DPRD kota Surabaya, Armudji yang sempat menemui para demonstran mengancam akan menutup perusahaan taksi online, jika suspen para driver hanya akal-akalan perusahaan untuk mencari keuntungan lebih besar.
“Driver online R2 dan R4 cerita ke saya kalau ada dugaan permainan perusahaan men-suspen driver untuk mendapat keuntungan. Kalau betul begitu, maka harus dikembalikan. Kita bisa menutup lo,” tegas Armudji.
Armudji menambahkan, Pemerintah kota Surabaya sekarang sudah memiliki aturan soal beroperasinya ojek dan taksi online. Cuman belum bisa disahkan, karena menunggu Peraturan Menteri Perhubungan(Permenhub) yang masih berubah – ubah.
“Aturannya berupa draft Perda, tapi memang belum disahkan. Begitu juga dengan Peraturan Gubernur yang saya yakin belum juga bisa disahkan karena Permenhub-nya kadang berubah. Tapi yang jelas baru kota Surabaya saja di Indonesia, mungkin yang memiliki draft aturan taksi online,” pungkasnya.(rob/r7)