Aksi Ribuan Buruh Lumpuhkan Lalin Surabaya

Tidak ada komentar 170 views

Surabaya,(DOC) – Meskipun berjalan tertib, namun ribuan buruh yang menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung negara Grahadi, Jalan Gubernur Suryo, Senin(19/11/2012), membuat arus lalu lintas macet total.
Dari pantauan d-onenews.com, beberapa ruas jalan protokol yang mengalami kemacetan diantaranya, Jalan Basuki Rahmat, Urip Sumoharjo, dan Raya Darmo menuju ke arah Jalan Gubenur Suryo.
Ratusan Bus pengangkut masa yang datang dari arah luar kota, Truck dan ribuan roda 2 yang ikut konvoi, di parkirakan di badan jalan Basuki Rahmat hingga menambah kesemrawutan arus lalu lintas.Kendaraan yang akan melintas ke Jalan Gubernur Suryo-pun, dialihkan menuju ke Jl Embong Malang.

Selain itu, di Jalan Blauran, Praban hingga Tunjungan, kepadatan kendaraan juga terjadi dan arus lalu lintas merambat. Pihak kepolisian terpaksa menutup jalur, bagi kendaraan yang akan melaju ke Jalan Gubernur Suryo.
Imbas aksi para buruh ini juga terjadi di jalan Dr. Soetomo yang akan mengarah ke jalan Polisi Istimewa , Kartini dan jalan Pandegiling. Antrian kendaraan yang mencapai 2 kiloan meter, nampak terlihat saat para kendaraan buruh ini tengah melintas di jalan Raya Darmo dan Urip Sumoharjo.
Pihak kepolisian, sendiri memberhentikan kendaraan pribadi, untuk memberikan kesempatan konvoi para buruh menuju gedung negara Grahadi.
Sementara itu, tuntutan ribuan buruh ini, mendesak upah minimum kabupaten/kota di lima daerah di Jatim sebesar Rp 2,2 juta.
Para Buruh meminta Gubenur Soekarwo agar dapat menetapkan UMK sebesar Rp 2,2 juta di Kota Surabaya, Kabupaten Gresik, Mojokerto, Pasuruan, dan Sidoarjo.
“menurut rencana, Gubernur Jatim akan menetapkan UMK pada 21 November mendatang berdasarkan usulan dari daerah, sehingga kami para buruh meminta upah Rp 2,2 juta dan meminta Peraturan Menteri Tenaga Kerja Transmigrasi Nomor 13 Tahun 2012 tentang pencapaian kebutuhan hidup layak dicabut.” Ujar Andie Peci, salah satu koordinator aksi, saat berorasi.(r-7)