Alphard Seruduk Balita Hingga Tewas di Lobby Juanda

Tidak ada komentar 222 views

Surabaya,(DOC) – Sebuah Mobil Toyota Alphard tiba-tiba nyelonong masuk ke lobby terminal 2 Bandara International Juanda Surabaya dan menabrak pintu kaca hingga pecah, Selasa(13/5/2014). Peristiwa yang mengejutkan itu, terjadi sekitar pukul 09.00 WIB dan mengakibatkan seorang balita berumur 3 tahun tewas seketika, karena tertabrak.

Sebelumnya, pengemudi mobil mewah ber-nopol S 1771 NG, Agus Winarto, sempat menurunkan penumpang.Namun saat mobil bersiap melaju, tiba-tiba pengemudi membanting setir ke arah Lobby terminal 2 dan nyelonong masuk dengan kecepatan tinggi.
Bukan hanya kaca, sebagian pengunjung Bandara dan barang-barang disekitar lobby terminal 2, sempat ditabrak. Mobil baru berhenti ketika menabrak pintu kaca Bandara hingga tembus.

Ka. Humas PT Angkasa Pura cabang Bandara Internasional Juanda, Andreas Yustinian menjelaskan, Peristiwa itu, membuat para calon penumpang Terminal 2 Bandara Internasional Juanda terkejut karena secara mendadak Alphard menyeruduk dan menabrak calon penumpang di area drop zone.
Seorang balita, menjadi korban mobil warna hitam itu dan akhirnya meninggal dunia. Sementara korban lainnya, langsung dilarikan ke RS Dr Ramelan Surabaya. Mobil Alphard itu juga menabrak mobil lainnya hingga mengalami rusak di bagian bodi belakang.

Andrias menambahkan, kurang lebih 5 orang yang menjadi korban insiden itu. Menurut Andrias, pengemudi na’as mengaku kehilangan kendali dan terpaksa menabrak semua di depannya.
“Mobil juga masuk ke ruang lobbi keberangkatan. Mobil berhenti setelah terganjal troli yang juga sempat tertabrak,” ucapnya kepada wartawan.

Pengemudi Alphard kini menjalani pemeriksaan di Mapolrest Sidoarjo. Sekitar pukul 11.30 WIB, Pria yang mengenakan baju safari abu-abu itu, langsung di sidik diruang Satlantas Polres Sidoarjo. “Pengakuan secara umum, dia habis minum obat karena lemas, kemudian tidak sadar menekan gas mobil kemudian naik ke lobby itu,” jelas Manager Avian Security (Avsec) Letkol (P) Sukirman saat proses evakuasi.(r7)