Amankan Natal dan Tahun Baru, Polri Siagakan 82.633 Personel

Jakarta (DOC) – Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru, sebanyak 82.633 personel Polri akan disiagakan untuk melakukan pengamanan. Puluhan ribu petugas tersebut akan ditempatkan di 3.000 pos pengamanan yang telah disediakan.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Boy Rafli Amar mengatakan, upaya pengamanan dengan sandi Operasi Lilin akan dilakukan selama 10 hari sejak 23 Desember – 1 Januari 2013.

“Kegiatan itu ditujukan untuk pengamanan malam Natal, hari Natal, dan Tahun Baru,” ujarnya.

Dia mengatakan, Polri lebih mengedepankan upaya preventif dan cegah dini dalam menjaga stabilitas keamanan di Tanah Air. Selain tempat ibadah, tempat wisata dan tempat yang ramai dikunjungi ikut menjadi perhatian.

Kegiatan pengamanan Natal dan Tahun Baru ini dilakukan di seluruh polda yang ada di Indonesia. Menurut Boy, Polri membagi Polda yang ada ke dalam dua kelompok yaitu prioritas 1 dan prioritas 2.

Polda yang masuk dalam prioritas 1 adalah Polda Sumut, Polda Metro Jaya, Polda Jabar, Polda Jateng, Polda Jatim, Polda Bali, Polda Kaltim, Polda Papua, Polda DIY, Polda NTT, Polda Sulteng, Polda Sulut, Polda Maluku dan Polda Kalteng. Adapun polda lain masuk pada kelompok prioritas 2.

Lebih jauh, terang dia, untuk mengantisipasi gangguan keamanan, Polri menyiapkan 942 personel dari Mabes Polri, dan 81.691 personel dari seluruh Polda. Secara keseluruhan, personel yang diturunkan berjumlah 82.633 personel. Sementara pos pengamanan yang disiapkan di seluruh Indonesia mencapai 3.000 pos.

“Pembagian prioritas didasarkan pada perkiraan tingginya aktivitas di daerah tersebut. Makin tinggi aktivitasnya, diprediksi akan makin tinggi gangguan yang mungkin terjadi,”kata dia.

Boy menjelaskan, operasi ini tidak dilakukan sendiri. Polri juga menjalin kerja sama dengan unsur Pemda, TNI, serta unsur masyarakat. “Kami harap Natal dan Tahun Baru dapat berlangsung tertib, aman, lancar, dan kegiatannya dapat berlangsung baik,”kata Boy.(mio/r3)