Anas Dilengserkan, WW Masih Aman

Tidak ada komentar 186 views

Surabaya, (DOC) – Mundurnya Ketua Umum Partai Demokrat (PD), Anas Urbaningrum, ternyata membawa berkah tersendiri bagi Ketua DPRD Surabaya, Wishnu Wardhana (WW). Akibat mundurnya orang nomor satu di partai berlambang segi tiga mercy tersebut, proses pencopotan Wishnu dari anggota PD oleh DPD PD Jawa Timur, masih belum bisa direalisasikan.

“Masih menunggu tanda tangan dari Ketua Umum DPP PD yang baru,” ujar Sekretaris Umum DPD PD Jatim, Bonie Laksamana, Kamis (7/3).

Bonie Laksamana menyebutkan, surat pemecatan sementara Wishnu Wardhana dan Ketua Badan Kehormatan DPRD Surabaya Agus Santoso, dari DPD PD Jatim memang belum ditanda tangani Ketua Umum DPP PD.

“Mungkin problemnya, di sana (DPP) belum ada plt (pelaksana tugas) maupun ketua umum. Kalau belum ada siapa yang tanda tangan,” katanya.

Meski demikian, lanjut dia, pihaknya menegaskan baha keputusan DPD PD Jatim yang mencopot sementara Wishnu dan Agus tidak ada perubahan atau tetap masih berlaku. Sebab hal itu sudah pernah dirapatkan dengan DPP.

“Tidak ada perubahan. Ini bukan keputusan perorangan tapi institusi,” ujarnya.

Sementara saat disinggung kabar keberangkatan Wishnu dan Agus ke kantor DPP PD, Bonie mengatakan bahwa hak mereka untuk melakukan pembelaan. Apalagi hal itu juga dibenarkan dalam aturan partai.

“Itu hak mereka melakukan pembelaan. Tindakan mereka (Wishnu dan Agus, red) sudah benar,” tandas pria yng hobi main futsal ini.

Begitu juga soal kabar bakal diangkatnya WW menjadi Ketua DPC Partai Hanura Kota Surabaya. Bonie juga menanggapinya dengan santai. Menurutnya, itu merupakan hak Wishnu untuk gabung dengan partai mana saja. Namun yang perlu diingat, apakah langkah yang akan dilakukan sudah sesuai dengan aturan dan etika.

“Harus diingat dia dulu jadi anggota dewan lewat partai apa? Seseorang menjadi caleg pasti harus melalui partai. Pertanyaanya, bisa tidak seseorang yang dikehendaki rakyat tapi tidak melalui partai?” tandasnya.

Sementara itu, Ketua DPC PD Surabaya Dadik Risdariyanto menambahkan pihaknya tidak mempermasalahkan jika Wishnu dan Agus pindah partai. Dengan syarat, keduanya melepas jabatanya sebagi anggota legislatif Surabaya. “Jika dia tetap ngotot mempertahankan jabatan, maka perlu dipertanyakan etika politiknya dimana?,’ tegas Dadik.

Terpisah, Ketua DPRD Surabaya Wishnu Wardhana enggan mengomentari masalah pemecatan dirinya dari kader PD. berbeda dengan basanya, kali ini Wishnu lebih pelit bicara. “Sudah tidak ada wawancara lagi. Tunggu kejutan dari Wishnu Wardhna saja,” ujar WW singkat. (k1/r4)