Anggota Dewan Baru Dapat Mobdin “Bobrok”

Tidak ada komentar 223 views

Surabaya,(DOC) – Setelah menunggu se-bulan lebih, akhirnya para wakil rakyat Selasa(30/9/2014) hari ini, mendapatkan mobil dinas (mobdin) sebagai salah satu fasilitas dalam menjalankan tugas kedewanan. Sekretaris Dewan, M Afgani Wardhana menyatakan, pembagian mobil pinjam pakai bagi anggota legislatif sudah sesuai prosedur dan petunjuk dari Ketua dewan

Afgani mengungkapkan, bagi anggota dewan lama yang kembali terpilih mereka diberi kesempatan untuk meneruskan pemakaian mobil dinas yang selama ini digunakan. Dimana masing-masing anggota dewan diberi jatah mobdin berupa Isuzu Panther atau Kijang Innova.
“Untuk incumbent mereka memakai atau melanjutkan mobdinnya yang lama,” ujar Afgani, selasa (30/9/2014).

Menurutnya, kondisi mobdin sudah dalam kondisi siap pakai. Sehingga para anggota dewan tidak perlu khawatir dengan kondisi mobdin. “Untuk Ketua jatahnya 2 mobil yakni Honda Accord dan Kijang Innova. Sedangkan untuk Wakil Ketua dijatah Honda Civic,” ungkapnya.

Sedangkan terkait laptop, Ia mengakui, jika masih terdapat 9 unit Laptop yang belum dikembalikan. “Kami kirimkan surat peringatan yang kedua untuk urusan laptop. Laptop yang belum kembali sebanyak 9 unit. Katanya ada yang masih memback up data sehingga masih harus menunggu untuk beberapa hari,”paparnya.

Wakil Ketua DPRD Surabaya, Dharmawan (Aden) membenarkan bahwa pembagian mobdin tersebut telah dibahas dalam forum rapat pimpinan. Termasuk untuk jatah mobdin bagi unsur pimpinan dewan. “Untuk wakil ketua mendapatkan Honda Civic,”jelasnya.

Ketua DPRD Surabaya, Armuji menambahkan, dalam perjanjian pinjam pakai mobil dinas, pengguna mobdin harus bertanggung jawab atas segala kerusakan mobdin selama digunakan. Dengan demikian, segala biaya operasional terkait pemakaian mobdin juga harus menjadi tanggungan pengguna.
Pihaknya juga menegaskan tidak ada pengadaan perangkat laptop yang baru mengingat saat banyak anggota dewan yang memiliki perangkat canggih guna menunjang kinerja. “Saya juga minta Sekwan untuk tidak membagi-bagikan laptop yang sudah ada. Kalau nanti ada anggota dewan yang minta laptop tinggal Sekwan mengasihkan saja,”tandasnya.

Sementara itu, anggota DPRD Surabaya periode 2014-2019, harus berebut jatah Mobdin. Mengingat ditemukan sejumlah Mobdin yang kondisinya tidak layak pakai.

Kerusakannya cukup parah, seperti mobdin Innova dengan nomor polisi L 1524 PP yang spion sebelah kiri patah, dan body samping kedua sisi pesok. Rencananya Mobdin tersebut akan diserah terimakan ke politisi asal Partai Hanura Edi Rachmat.(k1/r7)