Anggota Dewan Tes Kesehatan, Hanya 15 Orang Ikut

Tidak ada komentar 185 views

Erick Reginal Tahalele saat menjalani tes kesehatan.

Surabaya, (DOC) – Sejumlah anggota DPRD Surabaya, Senin (29/10/2012) menjalani tes kesehatan. Pemeriksaan kesehatan yang baru pertama kali, digelar di gedung dewan.

Menurut Kabag Umum Setwan Aris Abdullah, pemeriksaan dilakukan berkaitan dengan asuransi kesehatan yang diberikan kepada anggota dan pimpinan dewan. Tes Kesehatan itu bekerjasama dengan Laboratorium Ultra Medika dan Asuransi Bumi Putera Muda. Asuransi dewan telah dianggarkan dalam APBD 2012.

“Tender dilakukan pemkot, pagu per orang Rp 1 juta per orang,” ujar Aris.

Namun demikian, akhirnya asuransi per anggota nilainya Rp 682,5 ribu karena standar harga satuan yang ditetapkan wali kota pada 2009 paling tinggi Rp 700 ribu. “Pengadaan tidak boleh lebih dari Rp 700 ribu. Pemenang tender menawarkan di bawah harga satuan pokok,” imbuhnya.

Aris mengakui asuransi dianggarkan sejak tahun lalu. Namun, tidak berjalan karena nilainya kecil. “Sekarang kecil kok mau, apa gak rugi? Tapi mungkin ini komitmen menjalin kerjasama dengan pemerintah,” kata Aris.

Dia menambahkan, meski telah dianggarkan dalam APBD, namun sifatnya tidak wajib. “Jika gak ikut gak masalah. Mungkin pernah ikut asuransi yang nilainya lebih besar,” jelasnya.

Pemberian asuransi kesehatan menurutnya merupakan fasilitas bagi anggota dan pimpinan yang telah disepakati dalam banmus.

Sementara Ketua DPRD Surabaya Wishnu Wardhana menegaskan, pemeriksaan kesehatan merupakan hak dewan yang masuk dalam APBD.

“Setiap anggota dewan dapat fasilitas untuk check up,” kata WW, sapaan akrab ketua DPRD.

Namun berbeda dengan keterangan Kabag Umum Setwan, WW menyangkal jika pemeriksaan kesehatan terhadap para anggota dewan berkaitan dengan asuransi kesehatan.

“Gak ada hubungannya dengan asuransi. Ini program pemerintah kota,” pungkasnya.

General check up terhadap anggota dewan diantaranya meliputi pemeriksaan urine, tensi darah, rontgen, dan torax. Pemeriksaan kesehatan terhadap para anggota dewan dijadwalkan selama 2 hari. Namun, pada hari pertama, anggota dewan yang mengikuti hanya 14 orang dari 50 anggota. (k4/r4)