Anggota DPRD Pangandaran Terlibat Distribusi BBM Ilegal

Kapolda Jabar saat gelar perkara BBM ilegal yang melibatkan anggota DPRD Pangandaran.

Bandung, (DOC) – Kapolda Jabar, Irjen Pol Agung Budi Maryoto menyebut seorang anggota DPRD Kabupaten Pangandaran berinisial JI (53) menjadi distributor BBM ilegal. JI diduga juga melakukan pemalsuan merek BBM yang dijual.

“Ada tindak pidana pendistribusian BBM, penimbunan dan penjualan merek BBM yang dipalsukan. Semuanya tidak berizin,” kata Agung di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Senin (16/10/2017).

Agung mengatakan, aktivitas pendistribusian BBM ilegal tersebut dilakukan di kediaman JI di Dusun Patrol, Kecamatan Cimerak, Kabupaten Pangandaran. BBM ditimbun pelaku di belakang kediamannya.

“Kemudian BBM itu dijual kembali ke SPBU mini di seputar Pangandaran,” kata dia.

Agung menyatakan, JI juga memalsukan merek BBM. JI yang membeli minyak jenis Mogas 90 dan 92 dari distributor di Jakarta menjual lagi dengan nama Pertalite dan Pertamax.

“Mogas 90 dijadikan Pertalite dan Mogas 92 dijadikan Pertamax,” tandasnya.

Sementara itu, Dir Reskrimsus Polda Jabar, Kombes Pol Samudi menyatakan, dalam kasus ini JI belum ditetapkan sebagai tersangka. Polisi masih perlu melakukan gelar perkara untuk menetapkan tersangka.

“Kita masih akan gelarkan terlebih dahulu. Statusnya masih terlapor dulu,” kata dia.

Polisi sendiri menyita barang bukti berupa mobil transportir milik rekanan Pertamina, mobil bak terbuka, sebundel dokumen nosel pengisian BBM.(dtc/ziz)