Anoa Satwa Koleksi KBS Mati Lagi

Tidak ada komentar 180 views

Surabaya,(DOC) – Untuk kesekian kalinya, satwa koleksi Kebun Binatang Surabaya (KBS) tewas. Kali ini giliran Anoa ditemukan mati di kandangnya. Binatang berkelamin betina bernama Heppi berumur 19 tahun diketahui mati sekitar pukul 11.30 WIB, Rabu(26/2/2014) lantaran mengalami sakit paru-paru.

Dari hasil otopsi tim medis diketahui Anoa mengalami pembengkakan paru-paru sejak sebulan terakhir dan sudah masuk dalam perawatan medis. Akibatnya, Anoa sulit bernafas. “Mati karena usia sudah tua, paru-parunya bermasalah,” ujar Direktur Operasional Perusahaan Daerah Taman Satwa (PDTS) KBS, Rabu (26/2/2014).

Perempuan yang juga menjabat sebagai dokter hewan KBS ini menjelaskan pembengkakan paru-paru tersebut disebabkan oleh faktor usia Anoa yang juga dikenal sebagai Kerbau Kerdil asal Sulawesi tersebut sudah mencapai 19 tahun.

Sejak mengalami gangguan paru-paru, tim medis PDTS KBS sudah semaksimal mungkin memberikan vitamin dan gizi agar bisa bertahan hidup lebih lama. Kaspe membantah, faktor kematian Anoa disebabkan faktor lain. Dia memastikan, dari hasil otopsi tidak ditemukan kejanggalan apapun.

Anoa malang ini, merupakan salah satu satwa yang termasuk dalam 84 daftar satwa tua dan cacat milik KBS.
Kini, koleksi Anoa KBS hanya tinggal berjumlah lima ekor. Satu diantaranya jantan, tiga betina, dan satu lagi belum diketahui jenis kelaminnya karena masih tergolong anakan.

Humas PDTS KBS, Agus Supangkat menambahkan, tim medis KBS seperti biasa akan mengirim organ tubuh satwa Anoa ke Laboratoriun Unair Surabaya. Hal itu untuk memperkuat hasil otopsi terhadap satwa Anoa yang mati di kandangnya.

“Hasil laboratorium Unair nantinya bisa menjadi penguat data hasil otopsi,” tutur Agus.

Agus menegaskan, berdasarkan cek fisik luar tidak diketahui adanya tanda-tanda luka mencurigakan dari tubuhnya. Anoa tersebut masuk dalam perawatan tim medis PD TS KBS sejak sebulan terakhir. “Anoa ini dalam kondisi sakit menjelang kematian,” tandasnya.(az/r7)