Antisipasi Perubahan Cuaca, AKLI Jatim Himbau Warga Periksa Instalasi Listrik

 Ekonomi, Featured

SurabayA (DOC) – Perubahan cuaca yang terjadi dewasa ini tidak menutup kemungkinan menyebabkan bahaya kebakaran listrik di wilayah pemukiman. Untuk mengantisipasi hal ini, Asosiasi Kontraktor Listrik dan Mekanikal Indonesia (AKLI) Dewan Pengurus Daerah (DPD) Jawa Timur mengimbau masyarakat agar rutin mengevaluasi kondisi instalasi listrik di tiap rumahnya.
“Meski belum ada data pasti berapa angka pertumbuhan kebakaran di Jatim setiap tahunnya, kami mengingatkan agar pelanggan listrik tidak segan memeriksa instalasi listriknya,” kata Senior Advisor AKLI DPD Jatim, Heru Subagyo, saat ditemui dalam Diskusi Panel Partisipasi Unsur Pemangku Kepentingan Bidang Ketenagalistrikan dalam Mengantisipasi Timbulnya Kebakaran karena Listrik, Rabu (31/10) di Surabaya.
Menurut dia, kebakaran dapat terjadi ketika ada tiga unsur yakni bahan yang mudah terbakar, oksigen, dan suhu yang panas seperti percikan api. Menurutnya, hal ini kemungkinan terjadi ketika musim kemarau yang membuat cuaca panas.
“Oleh karena itu, banyak peristiwa kebakaran terjadi saat kemarau,” ujarnya.
Selain itu, Heru menjelaskan faktor kebakaran tidak hanya dari suhu dan cuaca saja, tapi usia instalasi listrik di masing-masing rumah pelanggan juga sangat berpengaruh. Dijelaskanya, idealnya instalasi listrik harus diperbarui setiap lima hingga 10 tahun sekali sehingga dapat mengantisipasi kejadian kebakaran. Namun, hal ini tidak disadari masyarakat yang menggangap asalkan listrik tetap menyala masih dianggap aman tanpa melakukan pembaruan.
“”Listrik menyala belum tentu instalasi listrik di rumah aman. Perlu pengecekan lebih lanjut dan berkala karena banyak kebakaran terjadi karena arus hubungan pendek yang disebabkan pengelupasan kabel listrik,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Laboratorium Forensik Polda Jatim, Dr M S Handayani Msi, membenarkan, kebakaran yang sering terjadi pada saat kemarau dikarenakan pengelupasan kabel.
“Kondisi itu disebabkan masyarakat belum memiliki kesadaran untuk memeriksa instalasi listrik yang umumnya dipasang belasan tahun,” katanya.
Berdasarkan data statistik pemeriksaan kebakaran di Surabaya meningkat setiap tahun. Pada tahun 2010 ada 167 pemeriksaan, tahun 2011 mencapai 262 pemeriksaan sedangkan antara Januari-September 2012 sebanyak 132 pemeriksaan.(R8/R10)