Apa Kabar Konvensi Partai Demokrat?

Tidak ada komentar 185 views

Jakarta, (DOC) – Partai Demokrat tampaknya menjadi satu-satunya partai politik yang belum ikut serta dalam riuh rendah obrolan pencalonan presiden untuk pilpres pada Juli 2014 nanti. Bukan karena tidak ada calon, namun Demokrat masih sibuk menentukan nasib konvensi, ajang pemilihan capres partai yang dipimpin oleh Susilo Bambang Yudhoyono.
Marzuki Alie, salah seorang peserta Konvensi Demokrat menyatakan sebaiknya konvensi dihentikan. “Melihat hasil perolehan suara Demokrat di pileg yang jauh dari target sebaiknya konvensi capres disudahi saja. Untuk posisi sekarang masih susah jika kita memaksa untuk megusung capres sendiri,” ucap Wakil Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat ini.
Boni Hargens, Pengamat Politik dari Universitas Indonesia, menilai konvensi capres Demokrat ini sudah tidak laku dan sangat tertinggal. “Lebih baik ini dibubarkan saja dan Demokrat fokus pada koalisi dan mengusung calon wakil presiden yang bisa ditawarkan kepada partai lain. Daripada buang-buang energi dan waktu, konvensi bubarkan saja,” tegas Boni.
Pengamat Komunikasi Politik Ade Armando, menyatakan konvensi calon presiden yang tengah digelar Demokrat ini tak akan terlalu berpengaruh bagi masyarakat. “Waktu pemilu presiden sebentar lagi, tapi konvensi ini kurang bergaung di publik. Demokrat belum siap melakukan konvensi, belum menemukan format yang pas. Selain itu, Demokrat juga masih kesulitan dalam hal pendanaan sehingga panitia hanya mengandalkan kemampuan para peserta konvensi untuk mempromosikan diri,” tutur pengamat dari Universitas Indonesia ini.
Sikap berbeda diutarakan Pengamat Politik Ray Rangkuti. Ray mengatakan konvensi harus tetap dilaksanakan sampai diketahui siapakah kira-kira yang terpilih menjadi Capres dari Partai Demokrat. “Semestinya tidak perlu berakhir. Soal apakah benar-benar akan dicapreskan atau hanya sekadar jadi misalnya cawapres tentu dapat diskenario ulang atas kesepakatan bersama,” ucap Ray.
Ray juga menuturkan, yang sekarang harus dilakukan adalah mencari kesepakatan baru dengan para pesertanya. Alasannya, saat ini kemungkinan partai Demokrat akan sulit mencalonkan sendiri kalau tidak koalisi. “Dengan begitu, selalu ada perlakuan layak bagi mereka yang sudah dengan sepenuh hati terlibat dalam konvensi. Sepenuh hati juga mereka untuk melaksanakan konvensi tentu dengan harapan diperlakukan sebagaimana mestinya dan layaknya calon presiden,” ujarnya.
Ketua Harian DPP Partai Demokrat, Syarief Hasan, menyatakan bahwa partainya memutuskan tidak akan mengusung calon presiden dari konvensi. Hal tersebut diungkapkan Hasan setelah melihat hasil pemilu 9 April lalu yang tidak terlalu menggembirakan untuk Demokrat. “Kita realistis saja, tidak mungkin mengusung capres. Rencananya jika kita dapat 15 persen, akan langsung diumumkan awal bulan Mei nanti,” tutur Menteri Koperasi dan UKM ini. (r4)