Armudji Kans Kuat Pimpin DPRD Surabaya

Tidak ada komentar 211 views

Surabaya,(DOC) – KPU Surabaya secara resmi telah menetapkan perolehan kursi dan caleg Pileg Surabaya terpilih 2014. Hasil Pileg 2014 menjadikan PDIP menjadi partai pemenang di Surabaya. Dengan perolehan suara mencapai 346.320
suara. Kondisi tersebut, otomatis bakal merubah peta politik di lingkungan DPRD Surabaya ke depan. Sebanyak 15 kursi parlemen berhasil disabet PDIP, sehingga posisi ketua DPRD Surabaya mutlak menjadi hak konstitusi PDIP Surabaya.
Sesuai dengan UU Susduk MPR,DPR dan DPD dan DPRD, posisi Ketua DPRD dijabat oleh Ketua Partai yang terpilih sebagai legeslator.
PDIP Surabaya yang mampu mendapatkan 15 kursi pada Pileg 9 April lalu berhak menempatkan wakilnya sebagai Ketua DPRD Surabaya.
Prediksi sementara banyak pihak, nama Armujilah yang nantinya bakal menduduki posisi Ketua DPRD Surabaya periode 2014-2019. Sekretaris DPC PDIP Surabaya tersebut saat ini telah dilantik sebagai Wakil Ketua DPRD Surabaya menggantikan posisi Wisnu Sakti Buana yang telah menempati posisi Wawalikota Surabaya, sepertinya akan menjadi kandidat utama sebagai orang nomor satu di DPRD Surabaya. Bila itu terjadi, berarti Armuji untuk kali kedua menjadi Ketua DPRD Surabaya. Dulu dia pernah menjadi ketua pada tahun 1999-2004 silam.
Point apa yang membuat Armuji memiliki kans kuat untuk menjadi Ketua DPRD Surabaya? Salah satunya yakni karena disamping berpengalaman, Armuji juga menjabat sebagai Sekretaris di kepengurusan PDIP Surabaya..
Terkait hal itu , Agustin Poliana anggota komisi B DPRD Surabaya yang juga kembali terpilih menjadi anggota legeslatif untuk yang kempat kalinya mengatakan bahwa mekanisme di partai PDIP akan mengacu kepada posisi ketua,
sekretaris, wakil dan bendahara partai, meski. Namun kesemuanya tetap bergantung kepada keputusan DPP.
“Di PDIP masih memandang posisi tersebutuntuk kursi ketua DPRD. Namun karena hal ini menjadi kewenangan DPP, maka masih tetap bergantung kepada rekomendasi dan keputusan yang dikeluarkan,” jelas Agustin, yang menjabat sebagai Wakil Ketua DPC PDIP Surabaya, Rabu(14/5/2014).
Sementara itu saat disinggung soal posisi ketua DPRD Surabaya di periode 2014-2019, Ketua DPC PDIP Surabaya, Whisnu Sakti Buana, menjelaskan bahwa pihaknya masih berkonsentrasi untuk pemenangan Jokowi di Pilres mendatang.
“Kami masih konsentrasi kepada Pilpres. Jadi soal posisi anggota legeslatif asal PDIP diperiode depan belum sempat kami pikirkan. Nanti saja menjelang atau setelah pelantikan,” ujarnya.
Ditanya tentang peluang Armuji untuk menduduki posisi Ketua DPRD, pria yang juga Wawalikota Surabaya tersebut menuturkan bahwa semua anggota legeslatif asal PDIP yakni 15 orang punya peluang yang sama untuk menduduki posisi Ketua Dewan.
“Semuanya hingga saat ini peluangnya sama. Nanti saja kalau sudah mendekati pelantikan, akan kita kabari. Khan masih lama, Agustus nanti,” tandas WS, panggilan akrab Whisnu Saktiv Buana.
Selain PDIP, 3 parpol lain berhak atas jabatan sebagai Wakil Ketua DPRD Surabaya. Berdasarkan perolehan suara, 3 besar parpol tersebut adalah Demokrat (6 kursi), Gerindra dan PKB sama-sama 5 kursi. Sebenarnya PKS juga memperoleh 5 kursi sama dengan Gerindra serta PKB. Namun suara PKS masih dibawah perolehan suara dari Gerindra serta PKB. Jadi PKS tidak berhak menempatkan calegnya sebagai Wakil Ketua.
Untuk Demokrat diperkirakan yang memiliki kans kuat untuk menduduki kursi wakil ketua adalah M. Machmud, yang kini menjabat sebagai Ketua DPRD Surabaya. Sedangkan untuk Gerindra, kemungkinan besar yang maju sebagai wakil ketua DPRD Surabaya adalah Ketua Gerindra Surabaya, BF Sutadi dan bendahara Gerindra, H.Darmawan. Adapun PKB Surabaya, diperkirakan akan mengajukan Masduki Thoha yang saat ini menjadi anggota Komisi D sebagai Wakil Ketua. Masduki termasuk politisi senior di PKB Surabaya dan sudah tiga kali menjadi legeslator di DPRD Surabaya.(r7)