Armudji Tuding Ketua Dewan Halangi Proses Pilwawali

Surabaya,(DOC) – Tudingan Armudji di rapat Banmus yang menyebabkan Mochammad Machmud berang, rupanya ada dasarnya. Hal itu tentu saja karena komitmen Machmud yang tak tegas.
Ditemui di gedung DPRD Surabaya, Armudji menegaskan,dirinya marah dalam rapat Banmus itu karena Machmud sudah tak konsisten. Machmud yang sejak awal menegaskan, tak akan ada kunker sampai rapat penentuan Panitia Pemilihan (Panlih) selesai, ternyata mempersilahkan adanya kunjungan kerja.
Hal inilah yang memicu Armudji membuat tudingan jika Machmud bermain dalam proses pemilihan wakil wali kota pengganti Bambang DH. “Machmud itu tinggal teken tatib saja, selalu dilempar-lempar. Apalagi soal komitmennya yang mengatakan tak akan ada kunker sampai proses ini selesai, itu tak terbukti. Buktinya, pembahasan itu belum rampung, anggota sudah melakukan kunjungan kerja. Itu kan tak komitmen,” tandas Armudji.
Karena tak komitmen itulah yang membuat tudingan itu mengarah jika proses pemilihan wakil wali kota itu sudah sangat dipermainkan. Kesan mengulur-ulur proses itulah yang sempat tersirat oleh Armudji.“Saya sudah pengalaman disini, saya sudah paham itu. Itu memang mencoba untuk memainkan rapat,” tegas politikus PDI Perjuangan yang memiliki kepentingan atas terlaksananya pergantian wakil wali kota tersebut.
Kabarnya, atas tudingan itu, Machmud yang marah besar berniat tak meneruskan rapat itu. Machmud putus asa dan berniat mogok agar semuanya tak selesai.(r4/r7)