Aspers Panglima TNI Beri Pembekalan Mahasiswa Beasiswa TNI

Bandung, (DOC) – Penyediaan prajurit sukarela TNI merupakan bagian dari pembinaan personel TNI yang pada hakikatnya merupakan suatu upaya atau kegiatan untuk mendapatkan prajurit TNI yang sesuai dengan kualitas dan kuantitas yang dibutuhkan dalam melaksanakan tugas pokok TNI. Demikian disampaikan Asisten Personel (Aspers) Panglima TNI Marsda TNI Bambang Wahyudi saat memberikan pembekalan di hadapan 32 Mahasiswa yang mengikuti pemusatan latihan Mahasiswa Beasiswa TNI tahun 2013 di Pusdik Ajen Kodiklat TNI AD Lembang, Bandung, Jawa Barat, Kamis (27/6/2013).
Pelatihan terpusat Mahasiswa Beasiswa TNI tahun 2013 diikuti oleh 32 Mahasiswa Beasiswa TNI dari berbagai Universitas terkemuka di Indonesia seperti Universitas Trisakti Jakarta, UGM Yogyakarta, Unpad Bandung, Undip Semarang dan Unhas Makassar. Ke-32 Mahasiswa Beasiswa TNI ini berasal dari berbagai Fakultas dan Jurusan, dibagi menjadi tiga matra yaitu 15 orang TNI AD, 8 orang TNI AL dan 9 orang TNI AU, yang kemudian akan dididik di Pusdik Ajen Kodiklat TNI AD Bandung sampai 28 Juni 2013.
Tujuan pelatihan terpusat Mahasiswa Beasiswa TNI adalah untuk meningkatkan kesiapan para Mahasiswa Beasiswa TNI di bidang pengetahuan tentang organisasi TNI, kesehatan, kesamaptaan jasmani dan semangat/ motivasi guna terpeliharanya kondisi kesehatan yang baik, terwujudnya peningkatan kemampuan jasmani yang baik, terbangunnya kesiapan mental yang kuat, tertanamnya motivasi pengabdian yang tinggi dan terbentuknya pemahaman mental ideologi yang baik. Sedangkan sasarannya yaitu untuk menyiapkan para Mahasiswa Beasiswa TNI dalam menghadapi seleksi tingkat pusat penerimaan Pa PK TNI pada saat nantinya.
Pada setiap penerimaan prajurit TNI, pelaksanaan seleksi selalu memperhatikan beberapa aspek: Pertama, kualitas, diharapkan nantinya prajurit TNI mampu melaksanakan tugas secara profesional didukung dengan kepribadian, kesehatan dan kesamaptaan jasmani yang baik. Oleh karena itu dalam rekrutmen prajurit TNI selalu dilaksanakan seleksi yang ketat sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan agar mendapatkan calon prajurit yang berkualitas. Kedua, kuantitas, diharapkan dalam penerimaan prajurit TNI dapat mengisi pengawakan organisasi TNI secara tepat dan sesuai dengan perencanaan kebutuhan personel.
Untuk tahun 2014 direncanakan Mabes TNI akan mengalokasikan penerimaan Perwira Prajurit Karier (Pa PK) TNI sejumlah 146 orang dengan rincian 66 orang TNI AD (53 pria dan 13 wanita), 40 orang TNI AL (35 pria dan 5 wanita) dan 40 orang TNI AU (32 pria dan 8 wanita). (puspen/r4)