Asuransi Astra Luncurkan Layanan Garda Oto Digital

Jakarta (DOC) – Asuransi Astra terus melakukan inovasi di era digital dengan meluncurkan kanal layanan terbaru melalui Garda Oto Digital.

Peluncuran Garda Oto Digital dilakukan oleh CEO Asuransi Astra, Rudy Chen, Selasa (10/10/2017) di Ciputra Artpreneur, Kuningan, Jakarta Selatan.

Sebagaimana diketahui, saat ini, di era digital cara berasuransi pun lebih mengutamakan kemudahan membeli polis dan melakukan klaim kendaraan melalui internet.

Bahkan, kemudahan klaim menjadi salah satu pertimbangan utama mereka memilih perusahaan asuransi.

“Kondisi ini mendorong Asuransi Astra membuat layanan eksklusif agar dapat memberikan berasuransi yang makin gampang dan berkesan bagi pelanggan,” ujar Rudy.
Ads by AdAsia

Saat ini, untuk membeli polis asuransi bisa dilakukan melalui situs gardaoto.com yang bisa diakses kapan dan di mana saja, namun masih terbatas di wilayah Jakarta.

Lebih lanjut Rudy mengatakan bahwa Garda oto Digital melengkapi platform digital Asuransi Astra yang terdiri dari berbagai aplikasi seperti Garda Mobile otocare, Garda Mobile Medcare, Garda Mobile HRakses, Garda Mobile CRakses, Garda Mobile otosales, dan Garda Mobile otosurvey.

“Ke depan kami akan penetrasi ke kota-kota lainnya, tetapi secara bertahap,” tambahnyaz

Kemudahan Klaim Asuransi

Untuk urusan klaim, Garda Oto Digital memberikan kemudahan kepada pelanggan karena bisa memilih sendiri lokasi klaim yang diinginkan baik di rumah, kantor, atau tempat lainnya.

Selain itu, Garda Oto Digital juga menyediakan layanan antar jemput kendaraan menuju bengkel dari lokasi pilihan pelanggan dan antar kembali dari bengkel.

Peluncuran Garda oto Digital juga merupakan salah satu bentuk dukungan Asuransi Astra terhadap strategi nasional keuangan inklusif yang diinisiasi otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan tujuan akses keuangan sebagai hak dasar masyarakat yang memilki peran penting dalam peningkatan kesejahteraan.

Asuransi Astra bukukan premi Rp2,8 triliun per Agustus

CEO Asuransi Astra, Rudy Chen, mengungkapkan performa perusahaan tersebut menunjukan peningkatan sepanjang delapan bulan pertama tahun 2017, dengan mencatatkan premi senilai Rp2,8 triliun per Agustus 2017.

“Naik 4-5 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu,” kata Rudy usai peluncuran Garda Oto Digital di Jakarta, Selasa.

Saat ini kontribusi terbesar untuk Asuransi Astra masih bersumber dari sektor otomotif, yaitu 55 persen. Sektor nonotomotif seperti komersial menyumbang kontribusi 35 persen, sedangkan sisanya bersumber dari sektor kesehatan. (D02)