Aturan Kampanye KPU Wajib Dipatuhi Tim Paslon Pilgub Jatim

Foto : Khofifah dan Gus Ipul

Surabaya,(DOC) – Tim pemenangan masing – masing pasangan calon (Paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur, Khofifah-Emil dan Saifullah Yusuf-Puti Guntur Soekarno diajak berembug oleh KPU Jatim untuk membahas aturan main kampanye Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jawa Timur yang akan di mulai pada 15 Februari 2018 nanti.

Rapat yang digelar di kantor sekertariat KPU Jatim, jalan Kendangsari Surabaya, Jumat(26/1/2018) lusa kemarin, juga melibatkan stakeholder terkait yaitu OPD dilingkungan Pemprov Jatim. Kominfo Jatim, Satpol PP, Bakesbangpol, perwakilan TNI dari Kodam V Brawijaya, Polda Jatim.

Dalam kesempatan itu, Ketua KPU Jatim, Eko Sasmito mengatakan, pembahasan yang dikemas dalam bentuk rapat koordinasi ini, bertujuan mensosialiasasikan aturan kampanye ke masing – masing paslon dan stakeholder terkait. Harapannya KPU mendapatkan masukan  terutama saat pemasangan Alat Peraga Kampanye (APK).

Mantan Ketua KPU Kota Surabaya menyampaikan, ada hal-hal yang harus diperhatikan dalam aturan teknis kampanye. Dalam hal penjelasan soal kampanye ada di PKPU 4 tahun 2017.

“Harapan kami semua yang ada di sini bisa sama-sama mempelajari, karena ada tujuh poin yang penting diperhatikan,” ujarnya.

Komisioner KPU Jatim lainnya, Gogot Cahyo Baskoro menjelaskan, aturan PKPU 4 tahun 2017. Menurut dia, KPU akan memfasilitasi kampanye yaitu berupa, debat publik dan pemasangan APK.

“KPU hanya memfasilitasi percetakan, dan KPU tidak akan mendesain gambar paslon Pilgub Jatim 2018 karena desain dari tim paslon. Oleh karena itu untuk pengiriman desain paslon dalam bentuk format corel draw ke KPU Jatim,” paparnya.

Ia menambahkan, dalam aturan PKPU 4 tahun 2017 aturan kampanye bahwa APK dilarang menaruh gambar presiden dan Wakil presiden pada desain paslon pilgub Jatim.

“Apabila APK yang dicetak KPU kurang, Paslon pilgub Jatim 2018 boleh mencetak sendiri,” ujarnya.

Menanggapi hal ini, Renville Antonio Sekretaris Tim Pemenangan Khofifah-Emil Dardak mengatakan, KPU Jatim telah menyampaikan aturan main saat kampanye Pilgub Jatim dan semua Paslon harus mematuhinya.

“Semuanya harus taat dengan aturan yang disepakati,” terang Renville.

Politisi Partai Demokrat ini, mengatakan, aturan KPU usai penetapan pada tanggal 12 Februari 2018 nanti, masing-masing tim Paslon Cagub – Cawagub Jatim, langsung diminta menyerahkan desain gambar Paslonnya ke KPU Jatim.

“Tim kami sudah siap desainnya untuk Paslon Khofifah-Emil,” tegasnya.

Sementara itu, Sri Untari, perwakilan Tim Pemenangan Saifullah Yusuf – Puti Guntur Soekarno berharap KPU Jatim melakukan komunikasi dengan 18 KPU kabupupaten/kota yang menjalankan Pilkada serentak.

“Kita berharap, dengan upaya ini, kegiatan kampanye tidak terjadi benturan. Sehingga masyarakat semakin respons terhadap pilkada Jatim,” tandas Srti Untari.

Sekretaris DPD PDI Perjuangan ini, berharap keputusan aturan main di kampanye nanti oleh KPU Jatim, tidak terjadi irisan yang membuat penyelenggaraan pilkada tidak bagus.

Terkait zona kampanye, lanjut Sri Untari  tidak perlu lama-lama dilakukan. Tim pemenangan Saifullah Yusuf-Puti ini, meminta dalam satu zona maksimal dilakukan dua minggu, dan diputar di zona lain.

“Masa putar maksimal dua minggu, penyesuaian di lapangan. Memang tidak mudak untuk mengatur.  Karena itu koordinasi dengan 18 KPU Kabupaten/kota sangat penting,” tegasnya.(r7)