Audit Operator Selular Yang Disadap

Tidak ada komentar 172 views

Jakarta, (DOC) – Kisruh penyadapan data komunikasi pelanggan telepon seluler Indonesia yang dilakukan oleh Badan Keamanan Nasional (National Security Agency/NSA) dan intelijen Amerika Serikat, berbuntut panjang.
Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Tifatul Sembiring mengancam akan menutup dua operator telekomunikasi terbesar di Indonesia, Telkomsel dan Indosat. Ancaman ini akan dijalankan jika kedua operator tersebut terbukti terlibat membantu penyadapan 1,8 Juta pelanggan ponsel Indonesia.
Wacana yang disampaikan Menkominfo Tifatul Sembiring dinilai Mantan Direktur Utama PT Telkomsel sebagai tindakan yang terburu-buru. “Saya rasa harus ada data yang jelas. Jangan terlalu berpengaruh dengan ucapan satu orang saja. Kominfo kan bisa menggunakan wewenangnya untuk melakukan audit operator,” ucap Sarwoto di Solo, Kamis (20/2/2014).
Ahli Telekomunikasi ini juga berpendapat semua operator di Indonesia bekerja dengan berdasarkan modern lisensi dimana semua jaringan dilaporkan kepada pemerintah dalam hal ini Kominfo. Namun, ia juga tak mengelak sering ada operator yang mencoba berbuat di luar yang semestinya. “Kalau ada operator yang tidak pro Indonesia, silahkan usut secara jelas,” tegasnya.
Sarwoto menambahkan aksi penyadapan yang dilakukan oleh Australia sudah sering terjadi. Oleh karena itu yang harus dilakukan pemerintah adalah meninjau ulang konfigurasi platform telekomunikasi kita sehingga kedepannya tidak mudah untuk disadap, bukan mengancam akan menutup operator selular kita. (r4)