Bakesbangpol Linmas Siap Bantu Tertibkan Baliho Kampanye

Surabaya,(DOC) – Pelanggaran pemasangan atribut dan alat peraga kampanye ternyata masih banyak dilakukan partai politik kontestan pemilu legislatif 2014. Kepala Bakesbangpol Linmas Kota Surabaya Soemarno, disela pengumuman Daftar Caleg Sementara (DCS) di Hotel Elmi Surabaya, Selasa (11/6/2013) mengatakan, meski sebelumnya telah ada kesepakatan, namun sejumlah parpol tetap mengabaikan komitmen tersebut.
“Harapan kami pemasangan atribut sesuai kesepakatan, tapi tetap saja masih ada yang melanggar,” ungkapnya.
Sumarno menegaskan, sesuai kesepakatan yang dibangun antara partai politik, Panwaslu, KPU, Bakesbangpol Linmas dan kepolisian, pemasangan alat kampanye tidak boleh dilakukan di sejumlah ruas jalan.
“Pemasangan atribut untuk memperkenalkan caleg dan partai tidak boleh dilakukan disejumlah jalan protokol,” tegasnya.
Beberapa jalan protokol yang dinyatakan terlarang untuk pemasangan alat peraga kampanye, diantarnya Jl Raya Darmo, Panglima Sudirman, Basuki Rahmat, Gubernur Suryo, Yos Sudarso dan Pemuda. Namun ironinya, saat ini sejumlah baliho justru terpasang di lokasi tersebut.
Soemarno mengaku, tidak bisa berbuat banyak karena penertiban alat kampanye berada di kewenangan penyelenggara pemilu.
“Keterbatasan kami dalam regulasi, ini menyangkut penyelenggaraan pemilu. Jadi ranahnya KPU dan Panwas,” terang Sumarno.
Namun, ia menambahkan, beberapa kali pihaknya telah mengingatkan pada KPU dan Panwaslu untuk melakukan tindakan tegas. Meski, penertiban pernah dilakukan, namun covered areanya masih sebagian saja.
“Tidak kurang-kurang saya beri masukan. Memang sudah pernah dilakukan penertiban, tapi tidak menyeluruh,” ujarnya.
Soemarno mengatakan, pihaknya siap mendukung penertiban terhadap sejumlah alat kampanye yang melanggar ketentuan. Tetapi, ia mengharapkan Panwaslu dan KPU selaku penyelenggara pemilu untuk proaktif dalam menegakkan aturan kampanye tersebut.
“Saya siap membantu penyelenggara pemilu, baik sarana dan tenaga,” katanya. (k4/r4)