Bangunan Hotel Meritus Surabaya Kembali di Permasalahkan

Surabaya,(DOC) – Komisi A DPRD Surabaya berencana memanggil pengelola hotel Meritus yang berdomisili di jalan raya Basuki Rahmat. Pemanggilan yang rencananya akan dilakukan pada Rabu(20/11/2013) lusa besok, membahas soal indikasi pelanggaran garis sempadan bangunan(GSB) gedung hotel.
Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Armudji menyatakan, Dinas terkait belum menindaklanjuti laporan dewan soal indikasi pelanggaran GSB itu, sehingga komisi A akan langsung mengklarifikasinya ke pihak pengelola gedung.
“Sebenarnya Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang(DCKTR) telah saya minta untuk memperingatkan, tetapi tidak ditindak lanjuti, untuk itu kami ingin tahu masalahnya apa. Sudah diagendakan komisi A Rabu lusa besok,” jelas Armuji., Senin(18/11/13).
Ia juga menengrai adanya indikasi permainan antara oknum Pemkot dengan pihak pengelola, karena hingga bangunan hotel beroperasi tidak pernah dilakukan tindakan apapun.
“Sangat fatal, bayangkan saja, kamar VIP depan itu saja pisisinya melanggar GSB karena seharusnya masih mundur 8 meter lagi, apalagi kanopi dan pagarnya, setelah saya tanya jawaban mereka akan segera ditindak lanjuti dengan pemenggilan, tetapi nyatanya kan tidak pernah ada sampai hotel itu beroperasi, maka wajar jika saya mencurigai adanya sesuatu yang tidak beres antara pihak hotel dan petugas dinas-dinas terkait itu,” tuding Armuji.

Armuji juga mengancam akan membongkar oknum Pemkot yang telah bermain mata dengan pengelola hotel.
“Saya akan kaji dan telusuri secara detail, apa yang menjadikan kasus pelanggaran GSB ini bisa berhenti, jika sudah terbukti maka wajib bagi satpol-pp untuk melakukan tindakan pembongkaran sesuai perda kota Surabaya,” tegasnya,
Masih segar di ingatan kita, sebelum Armuji mengecam keras indikasi pelanggaran GSB hotel Meritus ini, sejumlah anggota Komisi C DPRD Surabaya, juga pernah mempermasalahkannya hingga sidak ke lokasi. Namun kini Komisi C terkesan bungkam bahkan tutup mata atas pelanggaran itu. Sebagaian masyarakat menilai, kemungkinan Armudji akan meniru jejak rekan-rekannya diKomisi C.(r7)