BBM Naik, BLT Turun, Partai Penguasa di Untungkan

Tidak ada komentar 116 views

Jakarta,(DOC) – Presiden Susilo Bambang Yudhoyono kembali memastikan kenaikkan harga jual bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.
Menurut Presiden, paling cepat, bandrol baru untuk premium dan solar subsidi, akan berlaku pada Juni 2013 mendatang.
Namun sebelumnya, pihaknya akan memastikan terlebih dahulu, ketersediaan dana untuk program kompensasi uang kepada rakyat miskin dalam Anggaran APBN 2013.
Rencananya perubahan anggaran APBN 2013 ke Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), akan diajukan pembahasannya oleh pemerintah.

Hal ini seperti yang disampaikan oleh Pelaksana tugas Menteri Keuangan Hatta Rajasa, Selasa(21/5/2013) lalu. “Pimpinan DPR sedang di luar negeri, kembali baru 6 Mei, setelah itu pemerintah akan melakukan konsultasi, minggu kedua baru kami ajukan RAPBN-P,” jelas Hatta.

Menurut Hatta, pembahasan RAPBN-P membutuhkan waktu sekitar sebulan. sehingga paling cepat harga baru BBM bersubsidi bisa diberlakukan pada Juni mendatang. Ini dengan catatan pemerintah dan DPR benar-benar full time membahas APBNP 2013.

Sesuai Undang-Undang (UU) Nomor 19 Tahun 2013 tentang APBN, pemerintah punya wewenang penuh menaikkan harga BBM,tanpa persetujuan dari DPR. Hanya saja, karena pemerintah ingin membagi-bagikan dana kompensasi yang semula dialokasikan bagi subsidi BBM, ke program sosial harus mendapat persetujuan DPR dulu.

Sementara itu, Agung Laksono, Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat menjelaskan, pemerintah sudah memiliki tiga program bantuan sosial yaitu beras miskin (raskin), beasiswa siswa miskin (BSM) dan program keluarga harapan (PKH). Bila harga BBM bersubsidi naik, pemerintah akan memperbanyak dan memperluas cakupan program reguler tersebut.

Agung juga menjelaskan, pada program raskin, pemerintah akan menambah jatah raskin dari 12 kali setahun menjadi sedikitnya 15-16 kali setahun. Selama ini, alokasi dana untuk raskin reguler mencapai Rp 17 triliun untuk 15,5 juta rumah tangga. “Kalau ada tambahan kompensasi misalnya 4 bulan maka total tambahannya sekitar Rp 6 triliun,” kata Agung.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Sutarto Alimoeso, direktur utama Badan Urusan Logistik (Bulog). Ia menjelaskan, penyaluran raskin tambahan akan berlangsung bersamaan dengan bulan pertama kenaikan harga BBM bersubsidi.

“jika harga BBM naik mulai Juni, pada bulan itu juga Bulog akan menyebar beras murah bagi warga miskin sebagai kompensasi kenaikan harga BBM. Artinya, mulai saat itu, penyaluran raskin naik dari 15 kg menjadi 30 kg,” jelasnya.

Sedang Untuk program keluarga harapan, besaran dana per-KK selama setahun adalah Rp 1,4 juta. Penerimanya mencapai 2,4 juta rumah tangga miskin. “Dana itu akan naik jadi Rp 1,5 juta-Rp 1,8 juta per tahun,” terang Menteri Sosial Salim Segaf Al Jufri.

Begitu pula dengan, penyaluran program beasiswa miskin yang akan menjamah lebih banyak peserta, yakni dari 10% penduduk miskin menjadi 29%. Menko Kesra Agung Laksono kembali menyatakan, nilai beasiswa nanti akan bertambah besar, seperti SD dan sederajat dari Rp 360.000 menjadi Rp 450.000, lalu SMP dan sederajat dari Rp 550.000 menjadi Rp 750.000. Semuanya diberikan selama setahun per-siswa.

Tak hanya itu saja. Kata Agung, pemerintah juga akan memberikan kompensasi berupa dana tunai melalui bantuan langsung sementara masyarakat (BLSM). Program ini layaknya bantuan langsung tunai (BLT) yang pernah berjalan beberapa tahun lalu. Hanya saja, Agung belum mau membeberkan besaran nilai uang kompensasi BLSM yang akan diberikan.

Ia juga menyadari, jika Program-program ini bakal menuai kontroversi di masyarakat. Mengingat program bagi-bagi duit kepada rakyat miskin, akan menguntungkan partai penguasa menjelang pelaksanaan pemilu 2014 mendatang. selain itu Program sosial seperti ini juga rawan menjadi penyimpangan di lapangan. “Soalnya, tahun ini adalah tahun politik. Bantuan itu bisa dimanfaatkan sebagai alat politik untuk menarik simpati masyarakat miskin menjelang pemilu 2014. Makanya, banyak yang mensinyalir, kalau program ini tak akan berjalan sesuai tujuan,”Cetus Agung seraya menyindir.(NK/r7)