BELUM ADA KEPUTUSAN TPS KHUSUS, PEMILIH LAPAS & PONPES MASIH PAKAI FORMULIR A5

Divisi Perencanaan dan Data KPU Jatim, Choirul Anam

Sidoarjo, kpujatim.go.id– Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk kalangan pondok pesantren (Ponpes), menjadi bahasan dalam Bimbingan Teknis (Bimtek) pemuktahiran data dan daftar pemilih Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur (Pilgub Jatim) 2018, di Hotel Swiss-Bellinn Sidoarjo, 11 – 12 Januari 2018.

Beberapa peserta yang mempunyai basis pemilih dari ponpes besar, seperti KPU Kabupaten/Kota Pasuruan, KPU Bangkalan dan KPU Situbondo mempertanyakan kejelasan TPS untuk kalangan ponpes. Apakah akan ada TPS khusus atau ada aturan lain yang akan mengatur TPS untuk ponpes.

“Butuh kepastian terkait untuk pemilih yang ada di ponpes, sekaligus arahan dari KPU Provinsi Jatim seperti apa,” tanya Divisi Perencanaan dan Data KPU Kota Pasuruan, Sofyan Sauri, saat sesi materi tanya jawab.

Terkait pertanyaan mengenai TPS untuk Ponpes yang ada di beberapa Kabupaten/Kota di Jatim. Divisi Perencanaan dan Data KPU Jatim, Choirul Anam menjelaskan bahwa sejauh ini belum ada aturan terkait dengan TPS di Ponpes. Dengan belum adanya aturan, dia menegaskan tetap memakai pijakan menggunakan surat pindah pilih (form A-5) untuk pemilih yang ada di kalangan Ponpes.

“Sampai sekarang belum ada surat edaran terkait beberapa TPS seperti Ponpes. Jadi, masih tetap memakai kebijakan sementara dengan formulir A5,” ujarnya.

Anam menjelaskan, tidak hanya kalangan pemilih Ponpes saja yang akan diberlakukan kebijakan A5. Beberapa tempat lain seperti Lembaga Permasyarakatan (Lapas), Rumah Sakit (RS) dan daerah terdampak bencana juga tetap masih memakai kebijakan formulir A5. Itu menurut Anam, sampai ada kebijakan atau surat edaran terbaru dari KPU RI.

Anam meminta seluruh Divisi Perencanaan dan Data KPU Kabupaten/Kota se-Jawa Timur untuk segera melakukan pemetaan, guna memunculkan TPS tempat tertentu seperti Ponpes dan Lapas. Sebab, selain belum ada keputusan terkait TPS khusus, juga di sisi lain akan mempermudah kalau ada penambahan TPS di sekitarnya.

“Ada dan munculnya TPS itu tidak tiba-tiba, butuh waktu lama sehingga saya harapkan sudah dipetakan sejak sekarang,” pungkasnya.

(MC – BIB/BAY)

KPU Jatim