Belum Ada Peningkatan Jumlah Penumpang KA

Tidak ada komentar 130 views

Surabaya, (DOC) – Secara nasional angkutan Lebaran dengan Kereta Api (KA) dimulai Senin 29 Juli 2013 hari ini dan akan berlangsung selama 22 hari. Sampai saat ini menurut pemantauan JNR di semua stasiun Daops 8 belum ada peningkatan penumpang arus mudik Lebaran.
Manager Humas PT KAI Daerah Operasi (Daops) 8 Surabaya Zakaria di kanrornya di kawasan Stasiun Gubeng Surabaya, Senin (29/7/2013) mengatakan, secara nasional angkutan Lebaran 2013 ditetapkan selama 22 hari yakni mulai 29 Juli-19 Agustus 2013. Dimulai pra Lebaran selama 10 hari mulai 29 Juli – 7 Agustus, Lebaran 8-9 Agustus atau 2 hari dan purna Lebaran selama 10 hari atau mulai 10-19 Agustus 2013. Puncak arus mudik Lebaran (pra Lebaran) diperkirakan akan terjadi pada H-3 atau 5 Agustus 2013 dan puncak arus balik Lebaran (purna Lebaran) diperkirakan terjadi pada H+2 atau 10-11 Agustus 2013.
Volume penumpang selama masa angkutan Lebaran diperkirakan berjumlah 1.779.270 orang atau ada kenaikan 5-6 persen. Untuk mengantisipasi kebutuhan angkutan mudik Lebaran 1434 H yang diperkirakan jatuh pada Kamis-Jumat, 8-9 Agustus 2013, PT. Kereta Api Indonesia (Persero) (PT KAI) telah menyiapakan sejumlah sarana dan prasarana siap operasi. Sarana yang sudah siap operasi terdiri dari sarana untuk perjalanan KA reguler, dan sarana untuk perjalanan KA tambahan Lebaran kelas komersial dan non-komersial.
PT KAI (Persero) memaksimalkan jumlah perjalanan Kereta Api sebanyak 305 KA yang terdiri dari 265 KA reguler dan 40 KA tambahan Lebaran yang terdiri dari 22 KA komersial dan 18 KA non-komersial). Jumlah total tempat duduk kereta tambahan tersedia 22.896 seat per hari.
Khusus di Daop 8 Surabaya, dijalankan 7 KA tambahan Lebaran yakni terdiri dari 3 KA komersial dan 4 KA non komersial. Kereta tambahan Lebaran di Daop 8 tersebut di antaranya KA Gumarang jurusan Surabaya Pasar Turi-Gambir Jakarta, KA Gajayana dari stasiun Malang Kota Baru-Gambir Jakarta, KA Sancaka Surabaya Gubeng-Jogjakarta, KA Ekonomi Pasundan dari Surabaya Gubeng-Kiaracondong Bandung, KA Matarmaja Malang Kota Baru-Pasar Senen Jakarta, KA Kertajaya Surabaya Pasar Turi-Tanjung Priuk Jakarta,KA Ekonomi Logawa dari Jember-Purwokerto Jateng.
Adapun Tiket KA Tambahan Lebaran sudah bisa dibeli mulai 1 Juni 2013 atau H-60 Lebaran. Kereta Api tambahan Lebaran akan dioperasikan mulai 1 Agustus 2013 dan diperkirakan saat ini tiketnya sudah hampir habis. Pada angkutan Lebaran 2013, PT KAI telah menyiapkan sarana meliputi, Armada lokomotif sebanyak 307 unit, terdiri dari lokomotif dinas sebanyak 266 unit dan cadangan 41 unit. Sedangkan armada kereta yang disiapkan berjumlah 1.558 unit, terdiri dari 1.419 unit kereta yang dinas dan 139 kereta untuk cadangan. (r4)