Bentuk Sekolah Tanggap Bencana

Tidak ada komentar 198 views

Surabaya, (DOC) – Minimnya pemahaman generasi muda terhadap penanggulangan bencana, mendapat perhatian serius dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur. Melalui kerjasama dengan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, tahun ini BPBD memprogramkan pembentukan beberapa sekolah percontohan tanggap bencana di daerah rawan bencana.

“Wilayah Jatim, 80 persen terdeteksi sebagai daerah rawan bencana, tetapi masyarakat kita hampir 90 persen belum siap menghadapi bencana, termasuk generasi mudanya,” Kata Kepala BPBD Jatim melalui Kabid kedaruratan dan logistik Dr Turmudzi SH MM MBA saat membuka bimbingan teknis program sekolah peduli bencana, Kamis (18/10/2012).

Menurut Turmudzi, sekolah tersebut bertujuan melatih generasi muda untuk lebih tahu tentang tindak gawat darurat ketika terjadi bencana. Selain itu bertujuan menciptakan kondisi yang baik bagi sekolah sebagai pembelajaran dan penyadaran siswa sekolah agar setelah terjun dalam masyarakat dapat turut serta dalam upaya penyelamatan terhadap tanggap darurat bencana.

“Kegiatan bimbingan teknis ini pesertanya diambilkan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayan Kabupaten/Kota, BPBD daerah serta guru pramuka,” terangnya.

Lebih jauh, pejabat yang juga berprofesi sebagai pengacara ini berharap, Diknas Kabupaten/Kota segera merumuskan muatan lokal materi penanggulangan bencana sesuai dengan jenis ancaman bencananya.

“Jika ada muatan lokal, sekolah bisa membuat ekstrakulikuler sehingga terdapat kesepakatan dengan siswa terbentuk silabus,” imbuhnya.

Sementara untuk peserta pelatihan kali ini, lanjutnya, bimtek diikuti 38 kabupaten/kota dengan jumlah keseluruhan peserta mencapai 120 orang. Terdiri dari kepala BPBD, kepala diknas, guru pramuka. Sedangkan nara sumber yang dihadirkan, Hadi mulyo dari Dinas Pendidikan Provinsi Jatim, perwakilan dari BPBD Jatim, Universitas Negeri Surabaya, dan guru Pramuka Jatim. (K1/R4)