Berkas Lengkap, 2 Calon Wawalikota Segera di Pilih

Tidak ada komentar 153 views

Surabaya,(DOC) – Posisi Wakil Walikota Surabaya yang kosong setelah Kader PDIP, Bambang Dwi Hartono(DH) mengundurkan diri dari jabatannya, untuk maju dalam pemilihan Gubernur Jatim periode 2013-2018, akan segera terisi.
2 calon Wakil Walikota Surabaya yaitu Wakil Ketua Dewan Wisnu Sakti Buana dan ketua fraksi PDIP, Syaifudin zuhri telah melengkapi 3 berkas persyaratan yang dianggap kurang oleh panitia pemilihan(Panlih).
3 Berkas tersebut meliputi, tanda terima laporan kekayaan dari Komisi Pemberantasan korupsi atau KPK, Dokumen pemeriksaan kesehatan sesuai standarisasi Ikatan Dokter Indonesia di RSUD Dr Suwandi serta Surat kelengkapan administrasi lainnya, yang ditandatangi oleh wakil pengadilan negeri Surabaya secara sah.
Menurut Anggota Panlih wakil walikota Surabaya, Adi Sutarwiyono, ke Tiga berkas kekurangan 2 calon Wakil walikota Surabaya tersebut, memang sudah lengkap dan telah dikirim ke sekertaris DPRD Surabaya.
“Tiga berkas kekurangan telah dilengkapi oleh dua cawawali,” ungkap Adi, Kamis(24/10/2013).
Rencananya dalam waktu dekat ini, kelengkapan berkas 2 calon wakil walikota Surabaya itu akan segera di verivikasi, yang hasilnya nanti akan dilaporkan ke Pimpinan dewan.
“Selanjutkan akan diverifikasi panlih. Lebih cepat lebih baik” tegasnya.
Jika semua berkas administrasi telah memenuhi persyaratan, maka rapat badan musyawarah akan segera digelar untuk mengagendakan rapat paripurna pemilihan wakil walikota Surabaya.
Sementara itu, Salah satu calon wakil walikota Surabaya, Wisnu Sakti Buana mengungkapkan, bahwa kelengkapan berkas admin 2 calon Wawali, yang disampaikan ke sekretariat dewan, semuanya dalam kondisi tersegel.
“Tanda terima dari KPK masih tersegel” katanya singkat.
Ia berharap, kepada seluruh anggota dewan supaya menunda agenda kunjungan kerja terlebih dahulu, guna menyelesaikan pemilihan Wakil Walikota Surabaya yang kosong selama hampir setengah tahun ini. “Kemungkina Minggu depan pemilihan (wawali) bisa dilakukan, karena tidak ada kunker” terang Wisnu.
Terpisah, Laporan harta kekayaannya Wisnu Sakti Buana ke KPK tercatat Rp20 Milliar. Sedang Padatnya jadwal Kunjungan kerja anggota dewan ke Luar Negeri, seperti ke Korea, Jepang dan China, membuat molor pemilihan Wawali kota Surabaya.(k4/r7)