Bersihkan Nama, Satpol PP Warning Pedagang Keputran

Surabaya,(DOC) – Pasca beredar kabar, bahwa sikap Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) akan melunak, menyusul isu upeti yang diberikan pedagang ke petugas Satpol PP agar keberadaannya tidak ditertibkan, nampaknya akan ditepis berangsur-angsur.
Dalam waktu dekat, penertiban pedagang pasar Keputran akan diobrak oleh Satpol PP kota Surabaya.

Kepala Satpol-PP Surabaya Irvan Widyanto mengaku jika kesabarannya sudah mencapai klimaks, meladeni sikap bandelnya para pedagang Keputran yang berjualan diluar pasar.
Ia berjanji dalam waktu tujuh hari kedepan, pedagang tersebut akan dibersihkan agar tidak menggangu lalu lintas.
“Mulai nanti malam kita sosialisasikan kepada pedagang yang meluber diluar untuk masuk ke lantai dua, pasar Keputran” tegas Irvan saat ditemui di Gedung DPRD Surabaya, Kamis (31/10/2013).

Ia menjelaskan, waktu seminggu untuk pindah ke dalam pasar dianggap cukup. Begitupula dengan pedagang yang belum mendapatkan stand, untuk segera mendaftar ke PD Pasar Surya agar memperoleh tempat berjualan.
“Karena setelah itu kita memberi waktu satu minggu. Ketika tetap meluber di luar kita akan melakukan penertibann, mudah-mudahan setelah sosialisasi tidak adalagi pedagang jualan diluar pasar,” katanya.

Saat ini, Satpol PP telah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya, untuk melakukan rekayasa lalu lintas. Menurut Irvan banyaknya kendaraan yang bongkar muat barang di depan Pasar Keputran, juga akan diperhatikan. Karena selama ini mobil bongkar muat barang menjadi biang kemacetan.
“Bagi saya 24 setelah sosialisasi tidak adalagi pedagang yang meluber di jalan, jadi jalanan depan Pasar Keputran ini nanti kembali normal,” ujarnya.(r7)