Biaya Pilgub Bengkak, Pemprop Pangkas Anggaran SKPD

 Politik

Surabaya, (DOC) – Anggaran Pilgub Jatim 2013 yang semula diperkirakan menelan anggaran Rp 600 miliar untuk satu putaran, ternyata mengalami pembengkakan menjadi Rp 800 miliar.

Sekdaprop Rasiyo mengatakan, munculnya  angka Rp 800 miliar itu sendiri merupakan usulan dewan. Namun saat ini, pihaknya masih mematok Rp 600 miliar. “Saat ini anggaran Pilgub yang sudah ada sebanyak Rp 100 miliar yang dianggarkan pada APBD 2011 dan APBD 2012. Sedangkan sisanya Rp 500 miliar akan dianggarkan pada tahun 2013 nanti  saat pelaksanaan Pilgub,” jelasnya.

Dengan anggaran sebesar itu,  tidak heran dalam  rancangan APBD 2013, beberapa anggaran di beberapa SKPD (satuan kerja perangkat daerah) dipangkas untuk dialihkan ke pilgub. “Pada tahun 2013 ini ada pilgub sehingga menjadi prioritas bagi kami,” tutur Rasiyo yang juga ketua Badan Anggaran eksekutif.

Terpisah, Gubernur Soekarwo mengatakan, untuk mendukung pelaksanaan pilgub, pihaknya memangkas anggaran beberapa SKPD dan dialihkan untuk anggaran pilgub. Namun pemangkasan ini tidak akan berdampak pada kinerja karena yang dipangkas  di antaranya anggaran lembur dan  perjalanan dinas.

“Jadi tidak ada masalah.  Yang pasti, kami sudah menyiapkan anggaran Pilgub 2013 yang memang membutuhkan biaya cukup besar,”ungkapnya.

Sedangkan ketua KPU Jatim Andre Dewanto Ahmad mengatakan  Pilgub Jatim untuk satu putaran membutuhkan anggaran Rp 646 miliar.  Besarnya dana yang diajukan itu karena terjadi inflasi dalam beberapa bulan ini sehingga diperkirakan akan menaikkan biaya logistik dalam Pilgub.

Sebelumnya, estimasi penghitungan yang dilakukan oleh KPU Jatim,  anggaran Pilgub hanya mencapai Rp 600 miliar. ”Kemungkinan sekitar Rp 646 miliar karena saat ini terjadi inflasi sekitar 11 persen, dari rapat dan penghitungan kemarin estimasi biayanya memang segitu,” kata Andre Dewanto.

Ia menambahkan, biaya sebesar itu untuk pembayaran honor Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS). Selain itu  untuk pengadaan kertas suara dan kotak TPS hingga bekal logistik lainnya.

Soal pertemuan dengan Gubernur Soekarwo kemarin Kamis, ia mengatakan terkait pelaksanaan pilgub. Intinya Soekarwo setuju anggaran yang diajukan oleh KPU. “Katanya Pakde, pihaknya akan mencarikan anggaran agar  pilgub berjalan sukses, termasuk akan mencarikan tambahan anggaran jika terjadi kekeurangan,” katanya. (R-12/R9)