“Bisnis” Prostitusi On Line Tertangkap Lagi

Tidak ada komentar 203 views

Jakarta (DOC) – Kemudahan yang bisa diakses melalui internet, nampaknya sering disalahgunakan. Kali ini Jajaran (Reserse Mobil) Resmob Polda Metro Jaya berhasil menangkap jaringan prostitusi online, yang digrebek saat transaksi di Hotel Aston Kuningan Suite kamar 209 dan 211, Setiabudi Utara, Jakarta Selatan.
“Tindak Pidana perdagangan orang atau tindak pidana informasi transaksi elektronik yang menjurus ke arah pornografi, diamankan 8 orang tersangka. Tiga orang sebagai pengurus berinisial RW (operator Website), NA sebagai maminya, HD Operasional Lapangan dan lima orang sebagai PSK berinisial NF, SS, WD, EV dan UP.,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto, saat rilis di Resmob Polda Metro Jaya, Jalan Sudirman, Jakarta, Jumat (7/12/2012).

Rikwanto menjelaskan berdasarkan laporan kepolisian nomer : 647/XII/2012/PMJ/Ditreskrimum, 5 Desember 2012, menyebutkan bahwa, salah satu maminya berinisial RD memasang iklan di internet. Diketahui ada tiga website yang digunakan, yakni www.kr**il.net, www.binta***awar. net, www.se**rot.com.

“Disini menawarkan janji kencan. Tarif Rp 600 ribu sampai Rp 1,2 juta,” ungkapnya.

Dari hasil penangkapan, telah diamankan sejumlah barang bukti berupa, uang tunai Rp 3.970.000, 4 bungkus tisu basah, 3 botol Jel plastic pelicin, 11 buah kondom, 2 potong handuk, 20 lembar kartu discount dan 4 lembar Key Card Aston Kuningan Suite No. 209 dan 211.

“Mereka diamankan karena menjajakan orang dan memperdagangkan manusia. Hal tersebut sesuai pasal 2 ayat 1 UU No. 23 tahun 2007 dan Pasal 27 ayat 1 UU No. 11 tahun 2008 dan pasal 506 KUHP dengan ancaman penjara 5 tahun keatas,” papar Rikwanto.

Diperkirakan praktik ini telah berjalan selama setahun dan kasus ini masih dalam pengembangan Unit Resmob Polda Metro Jaya.

“Penghasilan 1 minggu Rp 50 juta hingga Rp 75 juta, sedangkan untuk masing-masing tersangka, jumlah penghasilan dikurangi pembayaran hotel, masing-masing bisa sekitar antara Rp 5 juta-Rp 10 juta. Bahkan satu hari bisa melayani 9 kali,” tegasnya.(DC/R7)