Cabe Diprediksi Langka

Tidak ada komentar 187 views

Bogor, (DOC) – Guru besar agronomi bidang pemuliaan tanaman IPB Prof Muhammad Syukur memprediksikan ketersediaan cabe 2 bulan mendatang akan hilang di pasaran menyusul berkurang jumlah petani yang menanam. Kenaikan harga cabe terutama jenis merah keriting telah terjadi di wilayah Sumatera yakni mencapai Rp60.000 per kilo gram.
Kenaikan ini dikarenakan stok cabe dari wilayah sentra cabe di Sumatera Barat sudah berkurang, lantaran banyak petani yang sudah beralih menanam padi seiring datangnya musim hujan. Turunnya minat petani menanam cabe dikarenakan beberapa faktor. Selain pengaruh cuaca, juga karena selama setahun ini petani cabe merugi karena tidak mendapatkan keuntungan dari penjualan cabe.
Anehnya, lanjut Prof Syukur, musim panas saat ini menyebabkan panen cabe gagal, sehingga pasokan berkurang. Akan tetapi, harga cabe di pasaran tetap normal. “Diindikasi ada impor gelap terutama untuk saos, industri mengambil pasta impor untuk produksi saos,” kata Prof Syukur. (bs/r4)