Cabe Rawit Tembus Rp55 Ribu Per Kilogram

Tidak ada komentar 254 views

Surabaya, (DOC) – Memasuki akhir minggu ketiga November 2014 dan pasca kenaikan harga BBM, harga sayur mayur khususnya cabe rawit terus merangkak naik di berbagai pasar tradidional Jawa Timur khususnya di Surabaya. Saat ini, harga cabe rawit dan cabe merah besar biasa di Pasar Wonokromo tembus Rp 55.000/kg, tomat Rp 7000/kg, kentang Rp 10.000/kg, bawang merah dan bawang putih sinco Rp 14.000/kg.
Kepala Seksi Bina Pasar dan Distribusi Bidang Perdagangan Dalam Negeri Disperindag Jawa Timur, M Hamid Pelu di kantornya Kamis (20/11/2014) mengatakan, harga kebutuhan bahan pokok segar bumbu bumbuhan pasca kenaikan harga BBM bersubsidi terus merangkak naik khususnya cabe rawit, cabe merah besar biasa, cabe merah besar keriting, tomat sementara harga bawang merah bawang putih fluktuatif.
Kenaikan harga cabe karena iklim atau cuaca yang saat ini di berbagi daerah sentra sayur-mayur memasuki musim hujan yang menyebabkan produktifitas produksi beberapa sayuran menurun. Selain itu, kenaikan komoditi agrobis dipicu oleh kenaikan harga BBM oleh pemerintah.
Dengan kenaikan harga BBM dan dipicunya kondisi cuaca yang tidak menguntungkan bagi petani sayur membuat produktifitas agrobis terus menurun sedangkan permintaan pasar terus bertambah harga dipastikan naik. Disamping itu, para pedagang di pasar tidak berani menyimpan stok banyak khususnya cabe karena tidak berani mengambil risiko dikhawatirkan pembelian masyarakat rendah dan sisa penjualan yang tidak lalu menjadi busuk. Perlu diketahui komoditi sayuran sifatnya tidak tahan lama dan mudah busuk jika disimpan terlalu lama.
Pemerintah setiap hari terus memantau perkembangan harga bahan pokok sayuran. Diharapkan kepada pengusaha dan pedagang besar pada kesempatan seperti ini jangan mengambil keuntungan besar karena bisa merugikan masyarakat.
Sipah dan Hermin, pedagang pracangan di Pasar Wonokromo Surabaya mengatakan, dengan naiknya harga cabe rawit dan cabe merah pasca naiknya harga BBM membuat pembeli mengurangi konsumsinya, sehingga yang sebelumnya membeli satu kilo kini hanya membeli setengah kilo. Para pedagang meminta pemerintah secepatnya turun tangan agar harga cabe bisa normal kembali seperti sebelumnya.
Sementara harga kebutuhan pokok lainnya seperti beras staknan cenderung naik Harga beras eceran bulog Rp 8.000/kg, beras medium IR 64 Rp 8.200/kg, beras premium bengawan Rp 8.900-9.900/kg, beras mentik wangi Rp 10,700/klg, jagung pipilan kering Rp 5.600/kg,ntepung terigu Rp 7.700/kg serta ubi kayu basah saat ini Rp 3.500/kg dan tepung terigu segi tiga biru Rp 7.100/kg.
Berikut data terakghir harga kebutuhan bahan pokok sayuran di tingkat eceran pasca kenaikan harga BBM dari Disperindag Jawa Timur dan hasil pantauan reporter JNR di pasar tradisional Surabaya serta beberapa pasar di Jawa Timur pada Kamis (20/11).
Di Surabaya dan Jawa Timur harga cabe merah besar biasa rata-rata Rp 50.000/kg, cabe merah besar keriting Rp 54.100/kg, cabe rawit Rp 48.000/kg, tomat sayur Rp 6 100/kg, bawang merah Rp 13 800/kg, bawang putih sinco Rp 13 100/kg, gobis Rp 7 000/kg, kentang Rp 10.000/kg dan wortel Rp 8 300/kg.
Di Kediri sebagai salah satu daerah sentra cabe di Jawa Timur harga cabe merah biasa Rp 55.600/kg, cabe merah besar keriting Rp 55 000/kg, cabe rawit rata rata Rp 49 600/kg, bawang merah Rp 12000/kg dan bawang putih Rp 11 000/kg. (r4)