Caleg HANURA Surabaya Terganjal WW

Tidak ada komentar 183 views

Surabaya,(DOC) – SK pengangkatan Whisnu Wardhana atau WW sebagai ketua DPC Partai Hanura Surabaya hingga kini masih menggantung. Hal ini jelas mengganjal proses pencalegan kader Hanura Surabaya, yang harus disetorkan ke KPU pada 9 sampai 22 April 2013 mendatang.

Pasalnya daftar calon sementara atau DCS, dibutuhkan tanda tangan ketua DPC Hanura, secara definitive, dalam hal ini adalah WW yang telah terpilih dalam Muscab Partai Hanura Surabaya beberapa waktu lalu.

Belum turunnya SK Ketua DPC Hanura Surabaya ini, akibat WW masih belum legowo melepas jabatannya sebagai ketua DPRD Surabaya. Bahkan di sisi lain, WW masih ngotot bertahan dengan jabatannya, karena dirinya masih mempunyai hak, sebagai mantan kader Demokrat.

Sekretaris DPD Partai Hanura Jawa timur, Sujatmiko saat dihubungi menegaskan, waktu yang tersisa untuk menyerahkan DCS memang masih panjang. sehingga Partai mempunyai banyak waktu untuk mendesak WW agar melepas jabatannya sebagai Ketua DPRD Surabaya.
“Rencananya Partai Hanura akan menyerahkan DCS ke KPU pada 15 April 2013, untuk itu diharapkan para kader Hanura yang sudah maju caleg tidak perlu kuatir atas legalitas WW sebagai ketua DPC Hanura Surabaya, karena pihaknya memastikan semua urusan internal partai akan sudah selesai”, kata Sujatmiko, Senin(01/04/2013).

Sujatmiko juga menegaskan, hari ini, dirinya telah berkomunikasi dengan WW agar segera mengundurkan diri dari dewan. Dalam komunikasinya, WW sudah menyanggupinya syarat tersebut dan akan meminta surat pengunduran diri dari partai Demokrat, meski dirinya sudah dipecat.
Bila deadline waktu yang diberikan partai tidak dipenuhi oleh WW, maka SK Ketua DPC Hanura Surabaya untuk WW tidak akan pernah diberikan dan secara otomatis WW akan dicoret dari kader partai.
Sementara posisi Ketua DPC Hanura, akan diisi oleh Plt Ketua lama yaitu Gatot Sutranta yang akan bertugas menandatangani DCS.
“Setelah ditanda tangani oleh Plt Ketua DPC Hanura, DCS akan diusulkan ke DPD dan DPP guna dimintakan persetujuan, sebelum di kirim ke KPU Surabaya. Dengan demikian Pencalegan partai Hanura tidak menemui permasalahan yang cukup signifikan,”jelasnya.(R7)