Cari Dana Tambahan Kampanye, Caleg Incumbent Jadwalkan Kunker ke LN

Surabaya,(DOC) – Anggota DPRD Surabaya jelang pelaksanaan Pemilu 2014 akan mengadakan kunjungan keluar negeri. Kunjungan itu akan dilakukan pada Maret ini dengan dua gelombang keberangkatan.
Kabarnya gelombang pertama akan melakukan kunjungan kerja pada 9-15 Maret 2014 dengan tujuan ke Busan, Korea Selatan. Untuk rombongan ini, informasinya diikuti Yayuk Puji Rahayu, Ine Listyani, Ninuk, Agustin Poliana dan Reni Astuti. Kabarnya, rombongan Srikandi untuk menghadiri peringatan 20 tahun kerjasama sister city Kota Surabaya dengan Kota Busan.
Sementara untuk keberangkatan kedua akan melakukan kunjungan kerja pada 24-30 Meret 2014 ke Kota Kitakyushu, Jepang. Di Jepang, rombongan yang kabarnya terdiri dari SachiroelAlim Anwar, Simon Lekatompessy, Agus Sudarsono, Syaiful Bahri dan Ernawati ini untuk meneruskan atau mengembangkan kerjasama yang sudah terjalin.
Menurut sumber di DPRD Surabaya, keberangkatan itu sudah terjadwal. Bahkan sudah dipastikan rombongan itu berangkat ke luar negeri. Sementara ada informasi, jelang masa kampanye ini, kegiatan kunjungan DPRD Surabaya, bakal padat. Bahkan ada tudingan ekstrim yang menyatakan jika kunjungan itu hanya balutan saja. Pasalnya, dari kegiatan kunjungan itu, tentu ada uang saku yang bakal diterima legislator. Dana itu tentu bisa untuk membantu pelaksanaan kampanye.
Ketua DPRD Surabaya Mochammad Machmud mengakui jika ada rencana keberangkatan dua gelombang anggota DPRD Surabaya ke luar negeri. Tujuan dari kunjungan kerja itu juga jelas.
Sementara disinggung tentang banyaknya jadwal kunjungan kerja pada Maret ini, dikaitkan dengan upaya pengumpulan dana kampanye bagi caleg incumbent, Machmud menegaskan tak sampai seperti itu.
“Dari kunjungan kerja itu hasilnya tak sebanding. Untuk kunjungan kerja biasanya anggota dewan hanya mendapatkan uang saku Rp2 juta. Kalau masalah penggunaan fasilitas negara untuk kampanye memang tak diperbolehkan. Sementara untuk kunjungan kerja ini, tujuannya jelas,” tegas Machmud yang mengakui kalau kunjungan kerja dewan itu tak pernah diajak pemkot, melainkan berangkat dengan tujuan sendiri.(co/r4/r7)