Celebration Game, Muncul Berbagai PR Bagi Managemen Persebaya

Foto : seorang suporter bonek yang berprofesi jurnalis nekat masuk tambak di sekitar Gelora Bung Tomo untuk bisa mendapatkan jalan alternative menuju stadion.

Surabaya,(DOC) – Celebration Game yang digelar Sabtu(9/12/2017) disambut sangat antusias oleh Bonek supporter Persebaya. Sejak siang gelombang supporter sudah bergerak menuju ke stadion Gelora Bung Tomo(GBT) meski kick off laga Persebaya vs PSS Sleman dimulai jam 19.30 WIB, Sabtu(9/12/2017) malam.
Gelombang suppporter itu tidak hanya dari Surabaya, melainkan juga dari Gresik, Sidoarjo, Mojokerto, bahkan Pasuruan, Kediri dan Tulungagung.”Takut kejebak macet mas kalau berangkat sore” ujar Rido Bonek Sidoarjo.

Antusias Bonek yang tinggi itu tidak semuanya bisa terakomodir masuk kedalam stadion GBT meski mereka mengantongi tiket, karena akses masuk ke GBT sangat padat oleh ribuan supporter. Pintu masuk ke GBT pun ditutup, dan pihak kepolisian menyarankan supporter balik kanan karena stadion sudah penuh.”Saya terjebak sudah 2 jam lebih mas disini, balik ae mas” kata vicky arek Bulak Banteng.

Kondisi ini membuat supporter kecewa, karena perjuangan mereka untuk menyaksikan laga celebration game ini tidak mudah. Mulai dari perjuangan mendapatkan tiket, yang di antara mereka rela membeli dari calo dengan harga 2 kali lipat lebih mahal. Kemudian perjuangan mereka masuk ke kompleks GBT yang akses jalannya sempit. Sehingga banyak diantara mereka nekat menyeberang area tambak.

Ungkapan kekecewaan dan rasa kesal supporter pun banyak dilampiaskan melalui media sosial. Bonek perantaun di Malaysia mengungkapkan kekesalannya karena datang dari Malaysia beserta anak dan beberapa temannya tidak bisa masuk stadion meski membawa tiket.

Foto : suasana stadion GBT sebelum laga Persebaya versus PSS Sleman

Kondisi ini menjadi pekerjaan rumah (PR) yang serius bagi manajemen Persebaya.”Manajemen harus memperhatikan persoalan ini karena di liga 1 nanti akan banyak pertandingan big match” tegas Yazid wartawan Bola.com. Pertandingan Big Match akan menarik antusias supporter membanjiri stadion, lawan Arema, Persija, Persib dan sejumlah tim legendaris lainnya. Sementara itu Rizyal wartawan Antara menyoroti distrbusi tiket.”Bonek yang diluar stadion merasa pegang tiket dari tiket box, sedangkan didalam stadion sudah penuh. Sing asli endi sing palsu endi kok stadion wis penuh jare bonek” ujarnya. Pemerintah kota juga diminta agar segera memperbaiki akses jalan ke GBT.”Jalan ke GBT sudah tidak layak untuk menampung ribuan supporter” tegas Ambari reporter JTV.

Kekecewaan para suporter bonek ini tak berlangsung lama, karena terobati dengan kemenangan tim kesayangannya saat menghadapi PSS. Skore tipis 2-1 untuk kemenangan Persebaya.(lm/r7)