China Mendominasi Import Di Jawa Timur, Menggeser AS Dan Thailand

Surabaya,(DOC) – Perekonomian di Jawa Timur banyak dipengaruhi oleh kegiatan import dari negara-negara asing. Produk China masih mendominasi pasar – pasar di Jatim.

Badan Pusat Statistik(BPS) Jawa Timur mencatat, Import terbesar untuk wilayah di Jatim masih didominasi oleh negera China. Dengan begitu, disepanjang tahun 2016 ini, improt dari China menempati urutan pertama, kemudian disusul Amerika Serikat dan Thailand.

“Import dari china sebesar 27% kemudian ditambah dari Amerika Serikat sebesar 7,75% dan Thailand sebesar 6,05%. Produk China masih mendominasi Jawa Timur,” ujar Kepala BPS Jatim, Teguh Pramono, Selasa(15/11/2016).

Teguh menjelaskan, terdapat 10 komoditi nilai import dari China yang mendominasi yaitu besi dan baja. Kemudian disusul buah-buahan dan mesin peralatan mekanik.

“Komoditi terbesar adalah Besi dan Baja. Pada bulan Oktober saja, import dari china mencapai USD 52,4 juta. Kedua buah-buahan dan mesin peralatan mekanik,” imbuhnya.

Nilai import yang tidak terlalu signifikan, menurut Teguh, memang berlangsung dari negara Asean dan Uni eropa. Ia menengarai, telah terjadi pergeseran improt dari negara-negara tersebut.

“Improt dari negara Asean dan Uni Eropa, nilainya masih tidak terlalu signifikan. Hal ini menunjukkan bahwa telah ada pergeseran komoditi import atas naikknya permintaan akan barang konsumsi,” pungkas Teguh.(lm/r7)