Coblos Ulang Bertambah di 9 TPS

Tidak ada komentar 122 views

Surabaya,(DOC) – Tertukarnya surat suara antar Dapil pada coblosan Pileg, 9 April di beberapa kecamatan di Surabaya berujung pada dilakukannya coblosan ulang. Berdasarkan rapat pleno, Rabu (9/4/2014) hingga Kamis (10/4/2014) hingga pukul 02.00 WIB dini hari, yang digelar oleh KPU Surabaya bersama dengan Panwaslu serta beberapa PPK yang wilayahnya bermasalah diputuskan untuk melakukan pencoblosan ulang pada Minggu (13/4/2014) mendatang. Peserta rapat yakni Komisariat KPU Surabaya,Eko Walujo (Ketua KPU Surabaya), Edward Dewaruci (anggota), Robiyan Arifinn (anggota), Herdiana (anggota),Agus Widodo (anggota). Sedangkan anggota Panwaslu yaitu Wahyu Hariadi dan Sardiyoko. Perwakilan dari Polrestabes Surabaya. Kemudian perwakilan dari PPK kec. Rungkut, PPK kec Krembangan, PPK kec Pakal, Tandes dan PPK Lakarsantri
Alhasil sebanyak 9647 pemilih bakal melakukan coblosan ulang di 5 kecamatan di Kota Pahlawan.
Yakni Rungkut, Krembangan, Pakal, Lakarsantri dan Tandes. Sebanyak 22 TPS (Tempat Pemungutan Suara) nantinya akan menggelar coblos ulang.
“Keputusan untuk mengadakan coblosan ulang di beberapa kawasan ini mengacu pada pada poin 1 diatas dengan memperhatikan surat KPU RI Nomor 275/KPU/IV/2014 tanggal 4 April 2014. Hari ini (kemarin,red) komisioner dan sekretaris ke KPU Pusat minta persetujuan dan stempel kertas suara untuk coblosan ulang,” ujar Ketua KPU Surabaya, Eko Waluyo.
Selain itu berdasarkan SE KPU No 275 tentang pemungutan suara ulang dan SE KPU 306 tentang surat suara yang tertukar.
“Berdasarkan aturan yakni coblosan ulang dilaksanakan dalam kurun waktu 10 hari pasca coblosan,” tuturnya.
Selanjutnya KPU Surabaya akan meminta rekomendasi ke KPU Pusat untuk memenuhi ketentuan yakni terkait mencetak sekitar 10 ribu surat suara untuk caleg DPRD Surabaya bertitel pemilihan ulang.
Berdasarkan data di KPU Surabaya, nantinya di Kecamatan Rungkut yang mesti pemilihan suara ulang yaitu di Kelurahan Kalirungkut. Yakni 3 TPS meliputi 8, 15 dan 16. Dengan jumlah DPT ketiga TPS tersebut sebanyak 1394 pemilih.
Kalirungkut yang masuk Dapil 3, ternyata terdapat surat suara dari dapil 5.
Kemudian Kecamatan Lakarsantri di Kelurahan Lidah Kulon terdapat 6 TPS yang harus kembali menggelar pemilihan ulang. Yaitu TPS 10,11,12,13,24 dan 25. Dengan jumlah pemilih mencapai 2587 orang. Di Lidah Kulon yang masuk wilayah Dapil 5, surat suara yang tertukar adalah surat suara dari dapil 4.
Selanjutnya Kecamatan Krembangan di Kelurahan Dupak hanya 1 TPS yakni TPS 42 dengan jumlah pemilih sebesar 434 orang.
Lantas Kecamatan Pakal yang harus melakukan coblos ulang meliputi 3 Kelurahan yakni Tambak Dono, Babat Jerawat dan Sumberejo. Adapun jumlah TPS-nya yang coblos ulang sebanyak 11 TPS. Untuk Kelurahan Tambak Dono hanya 1 TPS yang harus mengulang yakni TPS 3. Sedangkan untuk Kelurahan Babat Jerawat terdiri dari 7 TPS yang coblos ulang. Antara lain TPS 17,27,8,10,4,5 dan 25. Adapun Kelurahan Sumberejo sebanyak 3 TPS yang melakukan pengulangan. Yaitu TPS 6,9 dan 11. Di 3 kelurahan tersebut jumlah pemilihnya sebanyak 2680 orang.
Sedangkan surat suara yang tertukar di 11 TPS di 3 kelurahan tersebut adalah kertas suara dapil 4.
Kemudian Kecamatan Tandes yang harus coblos ulang yakni di Kelurahan Tandes di TPS 5. Dengan jumlah DPT-nya mencapai 335 orang. Surat suara yang tertukar adalah milik Caleg dapil 4.
“Mestinya surat suara yang dikotak sebelum proses pemilihan diperiksa dulu. Jadi PPS yang kurang teliti pada waktu itu,” ujar Eko terkait tertukarnya surat suara antar Dapil.(r7)